JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Ternyata Ini Pemicu Hilangnya Sumber Air dan Kekeringan, Salah Satunya Kebakaran Hutan dan Lahan

Tim gabungan memadamkan api yang membakar hutan di Eromoko.
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Tim gabungan memadamkan api yang membakar hutan di Eromoko.

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM Kebakaran hutan dan lahan ternyata tak cuma menyebabkan kerugian materiil dan memicu tanah longsor. Ada hal lain yang tak kalah mengerikan sebagai dampak kebakaran hutan dan lahan.

Hal tersebut adalah hilangnya sumber air hingga memicu terjadinya kekeringan.

“Kebakaran lahan juga memicu sumber-sumber air hilang. Tanaman mati kemudian tanah menjadi rekah. Kalau rekah, tanah tidak bisa menyimpan air,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri, Bambang Haryanto, Selasa (30/8/2019).

Baca Juga :  Update Corona Wonogiri, Total Kasus Terkonfirmasi Positif COVID-19 Menjadi 20. Terbaru Ada Ustaz dan Satpam Sesama Warga Kecamatan Jatisrono

Fakta itu menurut dia perlu diwaspadai dan diantisipasi semua elemen di Wonogiri. Terlebih saat ini sudah munculnya daerah baru yang kekeringan. Menyusul hilangnya daya dukung lingkungan untuk menyimpan air.

Daerah terdampak kekeringan baru seperti sejumlah desa di wilayah Kecamatan Giritontro, Pracimantoro, maupun Eromoko. Dia menyebutkan ada Desa Pucanganom, Ngancar, Wonoharjo, Baleharjo, Sumberharjo, dan Pijiharjo.

Baca Juga :  Jumlah Kasus Positif Corona di Wonogiri Kini Menjadi 29 Setelah Ada Penambahan 3 Kasus

“Kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan perlu ditingkatkan,” tandas dia. Aria