loading...
Loading...
Emak-emak RT 11 dan 13 di Desa Bagor, Miri, Sragen saat berlaga di final sepakbola daster memeriahkan HUT RI, Senin (19/8/2019) petang. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Suasana lapangan Desa Bagor, Kecamatan Miri, Sragen Senin (19/8/2019) sore begitu meriah. Ratusan warga antusias memadati 22 emak-emak dari dua RT yang bentrok di pertandingan final sepakbola daster yang dihelat sore tadi.

Final yang berlangsung seru itu mempertemukan kesebelasan emak-emak RT 13 Dukuh Cabe dan RT 11 Dukuh Muneng. Tak hanya tingkah polah emak-emak saling berebut si kulit bundar, kostum daster dan helm yang mereka kenakan juga kerap membuat gerak mereka terlihat lucu.

Gelak tawa, jeritan penonton dan dukungan suporter menambah kemeriahan laga final yang disaksikan para pejabat teras di Kecamatan Miri sore tadi.

Perhelatan final sepakbola daster itu digelar dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-74. Setelah dua babak bertarung, tim RT 13 pun akhirnya keluar sebagai juara usai membekuk emak-emak RT 11 dengan gol semata wayang lewat penalti.

Ketua Panitia Kegiatan sekaligus Pj Kades Bagor, Lukito Sunarwan Putro mengatakan kegiatan sepakbola daster yang digelar kali pertama itu digagas untuk mengisi peringatan HUT RI. Namun lebih dari itu, ada pesan khusus yang ingin ditampilkan lewat pertandingan yang melibatkan para ibu-ibu antar RT tersebut.

“Ide awalnya kami terinspirasi the power of emak-emak. Bahwa selama ini, emak-emak itu menyimpan kekuatan yang luar biasa. Mereka nggak hanya pandai memasak, mengurus rumah tangga, namun juga punya semangat lebih untuk berolahraga. Ini juga bagian untuk memberikan apresiasi kepada emak-emak bahwa mereka juga punya kemampuan di bidang olahraga khususnya lapangan. Terbukti sore ini mereka tampak kompak, sampai jatuh bangun bertanding penuh semangat. Ini sesuatu yang luar biasa,” papar Lukito seusai menyerahkan hadiah.

Baca Juga :  Roadshow Germas dan Pembinaan PNS Dianggap Ditunggangi Politis, Bupati Sragen: Dewan Silakan Ikut! 

Pesan lain yang ingin disampaikan bahwa dengan lomba sepakbola emak-emak antar RT itu diharapkan bisa menjaga semangat kebersamaan dan guyub rukun di kalangan warga. Hal itu penting mengingat pada September bulan depan Desa Bagor bakal digelar Pilkades serentak.

“Harapan kami, semangat guyub rukun dan kebersamaan pada Pilkades nanti demi Desa Bagor yang sejahtera,” tukasnya.

Pj Kades Bagor, Lukito SP (Tengah) didampingi Koordinator Umum PT Bayu Berlian Makmur, Tison, menunjukkan hadiah kambing dan ayam untuk juara lomba HUT RI. Foto/Wardoyo

Untuk tim juara pertama menerima hadiah dua ekor kambing sedangkan runner up dan juara ketiga mendapat hadiah 45 ekor ayam. Selain itu, kemeriahan juga ditambah dengan lomba gendong suami istri yang diikuti beberapa pasangan suami istri.

Para pemenang lomba gendong juga mendapat hadiah ayam potong. Hadiah kambing disediakan dari Pemdes Bagor, sedangkan hadiah ayam disediakan oleh pihak PT Bayu Berlian Makmur (BBM), sebuah perusahaan ternak ayam potong yang dirintis pengusaha muda asal Gemolong, Tri Agus Bayuseno atau Bayu TAB yang berlokasi di Desa Bagor.

Koordinator umum PT Bayu Berlian Makmur, Tison mengatakan pihak perusahaannya memang selalu menyisihkan kewajiban Corporate Social Responsibility (CSR) setiap tahun untuk membantu kegiatan Pemdes maupun masyarakat di Miri, utamanya di Desa Bagor. Termasuk semua doorprize pada perhelatan lomba HUT RI dan lomba sepakbola daster emak-emak, juga dibackup oleh PT BBM.

Menurutnya, hal itu sebagai wujud dukungan dan komitmen perusahannya untuk selalu bersinergi dan berkontribusi dengan Pemdes maupun masyarakat Desa Bagor. Diharapkan sinergitas positif itu bisa makin mempererat jalinan antara perusahannya dengan Pemdes maupun warga.

Baca Juga :  Ini Bukti Miras Masih Subur di Sragen. Polisi Sita Lebih dari 1.000 Botol Miras, 7 Penjual Bakal Diproses Pidana! 

“Sejak awal memang kami berupaya membackup kegiatan dan membantu Pemdes serta masyarakat lewat CSR kami. Bahkan pupuk kandang juga kami bantukan ke petani agar bisa untuk pertanian mereka. Termasuk semua pekerja juga melibatkan warga sekitar sini. Ini wujud sinergitas agar sama-sama saling mendukung,” tandasnya.

Serunya lomba gendong suami istri di Desa Bagor, Senin (19/8/2019). Foto/Wardoyo

Apresiasi positif disampaikan Camat Miri, Ancil Sudarto yang hadir bersama Danramil Miri, Kapten Kamalita.

“Sangat bagus, kegiatan ini bisa mempererat silaturahmi dan kebersamaan warga. Sekaligus memberi bagi masyarakat. Mudah-mudahan semangat guyub rukun ini terus terjaga,” ujar Kapten Kamalita.

Salah satu peserta dari tim juara RT 13, Purwaningsih (27) mengaku sangat senang bisa juara. Menurut rencana, hadiah kambing yang didapat bakal dibagi rata oleh tim emak-emak di RT-nya.

“Persiapan kami hanya kompak kerjasama. Lomba sepakbola pakai daster dan helm ini sangat meyenangkan sekali. Saya berharap pemerintah desa tahun depan akan mengelar turnamen sepak bola seperti ini,” ujarnya.

Selain kambing, juara pertama juga menerima piala bergilir yang menurut rencana akan diperebutkan setiap tahun di event serupa. Wardoyo

 

Loading...