JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Pencuri Misterius Beraksi di Perum Plumbungan Sragen. Congkel Jendela, Gasak Motor Berikut STNK 

Tim Polsek Karangmalang saat melakukan olah TKP di rumah korban pencurian di Perum Plumbungan, Sragen, Jumat (9/8/2019). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Tim Polsek Karangmalang saat melakukan olah TKP di rumah korban pencurian di Perum Plumbungan, Sragen, Jumat (9/8/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Aksi pencuri tak dikenal terjadi di Perum Plumbungan, Kampung Plumbungan, Karangmalang, Sragen, Jumat (9/8/2019) dinihari.

Pelaku mencongkel jendela rumah milik Rilla Ariyani (39) warga Perum Bina Karta II No 178, Plumbungan saat penghuni rumah sedang terlelap.  Kemudian menggasak sepeda motor Honda Beat bernopol AD 6190 WY milik korban.

Celakanya, STNK motor juga berada di jok sehingga ikut amblas digasak. Aksi pencurian itu terungkap ketika korban melapor ke Polsek Karangmalang tadi pagi.

Baca Juga :  Tampil Bareng Untuk Kali Pertama, Pasangan Yuni- Suroto Lepas Ratusan Santri Lirboyo Balik ke Pondok. Yuni Sampaikan 3 Pesan, Suroto Sebut Wujud Kepedulian

Kapolres Sragen Polda Jawa Tengah AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kapolsek Karangmalang AKP Mujiyono mengatakan, kejadian pencurian diketahui kali pertama oleh korban sekira pukul 05.30 WIB. Saat bangun tidur ia kaget mendapati motor sudah raib dan jendela sudah rusak bekas congkelan.

“Korban mengatakan pada malam.kejadian  motor ditaruh di ruang tamu. Namun setelah bangun hilang. Ia juga sempat membangunkan keluarganya untuk mencari di luar rumah. Namun hasilnya nihil,“ ujar AKP Mujiyono Jumat (9/8/2019).

Baca Juga :  Terungkap, Aksi Perusakan Tugu PSHT di 3 Kecamatan di Sragen Libatkan Rombongan IKSPI. Diduga Untuk Show Of Force, Sempat Kocar-Kacir Dihalau Polisi Hingga Puluhan Motor Ditinggal

Tak lama usai menerima laporan, tim Polsek datang dan langsung melakukan olah kejadian perkara. Dari hasil plah TKP, pencuri diduga masuk dengan cara mencongkel jendela.

Tak hanya motor dan STNK, helm yang ada di motor juga disikat.

“Kerugian yang diderita korban berkisar Rp 7 juta. Saat ini kami masih mengintensifkan penyelidikan. Imbauan kami warga untuk lebih berhati-hati dan meningkatkan pengamanan swadaya di lingkungan rumah dan sekitarnya,“ pungkasnya. JSnews