JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Status Waspada, Jalur Pendakian Gunung Slamet Ditutup. Polisi Diterjunkan Patroli ke Desa-Desa di Lereng Slamet 

Foto/Humas Polda
Foto/Humas Polda

PURBALINGGA, JOGLOSEMARNEWS.COM Status Gunung Slamet dinaikan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dari semula normal atau level 1 menjadi level 2 atau waspada. Hal tersebut diketahui berdasarkan siaran pers Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral, Jumat (9/8/2019).

Meningkatnya status Gunung Slamet dari normal menjadi waspada langsung direspon Polres setemlat dengan meningkatkan patroli dengan sasaran desa-desa di lereng Gunung Slamet. “Patroli kita intensifkan mulai kenaikan status pada hari kemarin,” kata Kapolsek Karangreja AKP Nur Susalit, Sabtu (10/8/2019) dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Hari ini Minggu, 28 November 2021: Sebagian Wilayah di Jawa Tengah Hujan Ringan, Ini Daftar Lengkapnya

Kapolsek menjelaskan di wilayah Polsek Karangreja ada tiga desa yang letaknya berdekatan atau berada di lereng Gunung Slamet.

Tiga desa tersebut yaitu Desa Siwarak, Desa Kutabawa dan Desa Serang. Patroli diintensifkan di tiga desa tersebut.

Baca Juga :  Di Bawah Guyuran Hujan, Ratusan Buruh Semarang Demo Tuntut Kenaikan UMK. Kapolres Terjun Pimpin Pengamanan

“Dalam patroli kita berikan imbauan kepada masyarakat lereng Gunung Slamet agar waspada. Selain itu kita imbau masyarakat agar menghindari atau tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah Gunung Slamet. Hal tersebut kita sampaikan sesuai edaran dari PVBMG,” ucapnya.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua