JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Terungkap, Mayat Wanita Berbaju Merah Jambu di Sambungmacan Sragen Diketahui Bernama Nyampen. Ini Profesinya

Tim gabungan saat mengevakuasi jasad wanita yang tewas mengambang di Bengawan Solo, Sambungmacan, Sragen, Selasa (20/8/2019). Foto/Wardoyo

IMG 20190820 193231
Tim gabungan saat mengevakuasi jasad wanita yang tewas mengambang di Bengawan Solo, Sambungmacan, Sragen, Selasa (20/8/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM -Misteri mayat wanita mengambang di Sungai Bengawan Solo Dukuh Tampungan, Desa Cemeng, Sambungmacan, Sragen, Selasa (20/8/2019) pagi akhirnya terkuak. Jasad wanita paruh baya itu diketahui berasal dari Katelan, Tangen, Sragen.

Kepastian itu diungkapkan Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubag Humas AKP Agus Jumadi. Menurutnya, dari hasil identifikasi dan olah TKP, akhirnya tim berhasil melacak identitas korban.

Korban diketahui bernama Nyampen (68) warga Dukuh Gilis RT 02, Desa Katelan, Tangen, Sragen. Saat ditemukan, korban memakai celana pendek warna hitam bergaris pinggir warna putih dan kaos berwarna merah jambu.

Baca Juga :  Update Pembahasan THR PT DMST Sragen, Mediasi Mencair Satu Serikat Buruh PT DMST II Akhirnya Legawa Terima THR 70 %. Buruh Kurang dari 1 Bulan Tidak Dapat!

“Identitas korban sudah diketahui. Berasal dari Katelan Tangen. Korban adalah buruh harian lepas. Tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan,” paparnya Selasa (20/8/2019).

Semula, saat ditemukan sekitar pukul 07.30 WIB, tidak ada identitas pada tubuh korban.

Mayat berbaju merah jambu itu ditemukan dalam kondisi sudah mengeluarkan bau menyengat dan mengembung. Mayat tersebut diketahui mengambang di aliran Bengawan Solo Dukuh Tampungan RT 9, Cemeng, Sambungmacan.

Baca Juga :  Milad ke-19, PKS Sragen Tebar 19.000 Paket Takjil Serentak di 20 Kecamatan. Kenalkan Logo Baru Oranye Putih

Mayat itu kali pertama ditemukan oleh warga sekitar. Penemuan itu langsung dilaporkan ke Polsek setempat dan PMI. Tak lama berselang, tim Polsek bersama PMI dan pihak terkait langsung tiba di lokasi untuk mengevakuasi jasad korban.

“Diperkirakan korban sudah meninggal sejak 3 hari lalu. Jasad korban sudah dibawa ke RSUD Sragen dan diambil pihak keluarga,” tutur Kepala Markas PMI Sragen Wahdadi. Wardoyo