loading...
Loading...
Peninjauan salah satu lokasi PJU-TS di Desa Jendi, Kecamatan Selogiri, Wonogiri.

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COMProyek senilai puluhan miliar berupa penerangan jalan umum (PJU) di Wonogiri sempat didalami Polda Jateng atas rekomendasi KPK. Penyidik pun terjun langsung ke Wonogiri mencari tahu fakta yang sebenarnya terjadi.

Informasi yang dihimpun, ada aduan dari masyarakat yang masuk ke KPK. Intinya ada dugaan ketidakberesan pada proyek tersebut, misalnya tidak semua titik penerangan terpasang, maupun ada ratusan titik belum terpasang.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Wonogiri Ismiyanto didampingi Kepala Bidang Sarpras Sudarno menyatakan, aduan itu menyoal adanya ratusan titik PJU di Wonogiri belum terpasang dan yang sudah terpasang banyak yang tidak berfungsi. Sejumlah penyidik Polda Jateng datang ke Wonogiri belum lama ini berkaitan dengan proyek PJU yang bergulir sejak 2017. Pihaknya mengaku sangat terbuka dan menerima para penyidik dari Polda Jateng atas rekomendasi KPK tersebut.

Baca Juga :  Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru di Wonogiri, TNI dan Polri Tingkatkan Pengamanan Tempat Ibadah

Dia membeberkan, tahun 2018, menerima proyek PJU yang bersumber dana dari Bantuan Provinsi APBD 2018 dan bantuan dari Kementrian ESDM. Hanya saja proyek PJU bantuan dari Kementerian ESDM belum kelar, sedangkan proyek yang bersumber dari Banprov sudah selesai semua.

“Bantuan PJU dari Kementerian  sebanyak 431 titik PJU yang tersebar di Wonogiri, hingga akhir tahun lalu yang belum terpasang hanya sekitar 14 titik saja. Kami hanya menyiapkan titik pemasangan PJU, sedang pengerjaannya langsung di bawah Kementerian ESDM,” jelas dia, Senin (5/8/2019).

Kemudian hal itu ditindaklanjuti oleh Inspektorat Wonogiri yang terjun langsung ke lapangan melakukan pemeriksaan. Selanjutnya, pekan lalu Inspektorat melakukan pemeriksaan kembali, PJU sudah terpasang dan berfungsi semuanya.

Baca Juga :  Innalillahi, Berita Wonogiri Terkini, Warga Tempel Genukharjo Wuryantoro Ditemukan Gantung Diri di Kain Jarit di Blandar Rumah

“Total 14 titik yang belum terpasang itu terkendala karena ada pelebaran jalan propinsi di wilayah Ngadipiro, Nguntoronadi. Tapi sekarang sudah terpasang,” beber dia.

Sedang proyek PJU yang bersumber dana dari APBD Propinsi 2018 sebanyak 815 titik. PJU tersebut terpasang di jalan-jalan kabupaten. Proyek PJU ini menelan biaya Rp 35 miliar, dalam proses pengerjaannya sudah mendapat kawalan dari TP4D. Aria

Loading...