loading...
Loading...
Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pengukuhan Guru Besar FKIP, Prof Sofyan Anif, Kamis (8/8/2019). Prof Sofyan Anif merupakan Guru Besar (Gubes) ke-25 UMS. Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pengukuhan Guru Besar FKIP, Prof Sofyan Anif, Kamis (8/8/2019). Prof Sofyan Anif merupakan Guru Besar (Gubes) ke-25 UMS.

Rencananya, pengukuhan akan dihadiri oleh mantan-mantan Rektor UMS diantaranya Malik Fajar Dochak Latief, Bambang Setiaji, serta alumni-alumni UMS yang telah menyandang status Gubes.

“Pelaksanaan pengukuhan sebenarnya tidak wajib karena SK sudah keluar per tanggal 1 Juli 2019. Jadi pengukuhan ini semacam seremonial. Dan pada saat pengukuhan sekaligus saya akan membacakan pidato ilmiah,” urai Prof Sofyan, Rabu (7/8/2019).

Mengambil judul “Pengembangan Kompetensi SDM Pendidik Berbasis CPD (Cortinus Profesional Development) Pada Era Disrupsi”, Prof Sofyan mengemukakan dasar oemikiran tentang persoalan pendidikan yang saat ini masih menjadi persoalan aktual.

Baca Juga :  Pembangunan Edutorium UMS Capai 86%, Optimis Siap Digunakan Untuk Muktamar Muhammadiyah Ke-48

“Yaitu kondisi kompetensi guru dari berbagai survei yang menunjukkan masih dalam taraf belum optimal. Kemudian karena peradaban dunja semakin berkembang pesat terutama perkembangan di bidang teknologi. Yang kemudian menghadirkan sebuah fenomena era industri 4.0. Bahkan negara lain yang lebih maju sudah masuk industri 5.0. Inilah yang dihadapi oleh profesi guru,” tutur Prof Sofyan.

Terkait hal itu, untuk bisa mewujudkan visi misi bangsa yakni menuju Indonesia Emas tahun 2045 pada saat kemerdekaan Indonesia ke 100 tahun.

Baca Juga :  Pilwakot Solo 2020, Sofyan Anif Dukung Pasangan Purnomo-Teguh

“Kita menjadi salah satu dari lima negara yang kuat, maju dalam bidang ekonomi. Yang itu menjadi salah satu strategi untuk membawa Indonesia menjadi negara yang berkembang ipteknya,” tukasnya. Triawati PP

Loading...