loading...
Loading...
Kondisi bus pengangkut rombongan piknik masa jeda SDN Srawung 1 Gesi Sragen yang terguling di Jogorogo, Ngawi, Jatim, Senin (23/9/2019) pagi. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM-  Sebuah bus berisi rombongan piknik dari SDN Srawung 2 Kecamatan Gesi, Sragen mengalami kecelakaan di jalur Kampung Baru, Jogorogo, Ngawi, Jatim, Senin (23/9/2019) pagi.

Bus mini yang memuat 19 murid dan 2 guru pendamping itu terguling di Jalan Raya Jogorogo – Kampung Baru KM 2 Jogorogo, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi Jawa Timur.

Bus nahas itu mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan mengantar anak-anak SDN Srawung Gesi mengisi masa jeda mid semester untuk piknik ke Wisata Air Terjun Srambang Park, Ngawi, Jatim.

Data yang dihimpun di lapangan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.30 WIB.

Menurut keterangan pihak sekolah, pagi tadi rombongan berangkat dengan tiga minibus. Bus membawa total 56 siswa dan 8 guru pendamping.

Baca Juga :  Bintang Luciano, Calon Bintang Bulutangkis Masa Depan Sragen Asal Sidoharjo Yang Bersinar di Kejurkab 2019. Sekali Tampil Langsung Jawara, Terobsesi Ingin Seperti Taufik Hidayat

Siswa yang berangkat adalah siswa kelas 3, 4, 5 dan 6. Rombongan dipimpin Kepala Sekolah Agustinus Suwardi.

Ketika mendekati lokasi air terjun Srambang, salah satu mini bus dengan nopol AD 1545 CE yang dikemudikan Slamet Riyanto (53) warga Dukuh Sapen, DesaTanggan RT 16/4, Kecamatan Gesi membawa 21 penumpang dengan rincian 19 anak dan 2 guru kehilangan kendali.

Mendekati jembatan Kampung Baru Jogorogo, Bus berpapasan dengan mobil dan mini bus memberi jalan duluan kepada mobil. Namun mini bus menabrak jembatan dan terguling. Sedangkan mobil yang dari arah depan melaju.

Akibat kecelakaan itu, 6 anak luka ringan akibat benturan. Namun sudah dalam kondisi baik. Sedangkan sisanya tidak mengalami luka. Sementara kerugian material ditaksir mencapai Rp 20 juta.

Baca Juga :  Pimpin Sertijab, Kapolres Minta Kasat Reskrim Berlari Ungkap Kasus Korupsi Sragen. Kasat Lantas Diminta Tekan Kasus Laka 

Atas kebijakan Kepsek, guru pendamping dan kemauan anak – anak tetep melanjutkan ke Srambang Park mengikuti 2 rombongan mini bus lainnya.

Salah satu tokoh Desa Srawung Sugiyono membenarkan kejadian tersebut. Namun ia memastikan semua penumpang selamat. Hanya saja,  ada beberapa yang mengalami luka benturan dan sempat dirawat di puskesmas setempat.

”Jadi kejadiannya pas perjalanan berangkat, belum sampai ke lokasi tapi sudah dekat ke tujuan. Terus bus yang rusak diganti bus lainnya,” ujarnya.

Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kapolsek Gesi Iptu Teguh Purwoko mengatakan dari hasil koordinasi dengan karyawan SDN Srawung 1 Gesi, Suharno memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam musibah itu.

Baca Juga :  Korupsi Alsintan Sragen Jilid 2, Dua Tersangka Mainkan Bantuan Dari Jalur Aspirasi DPR RI. Tiap Poktan Digorok Rp 20-35 Juta, Kerugian Capai Ratusan Juta

Semua penumpang di dalam bus yang terguling dalam kondisi selamat. Menurutnya, pasca kejadian itu rombongan tetap melanjutkan perjalanan dan agenda piknik mereka di Srambang Park.

“Kronologisnya, bus yang dikemudikan Slamet dengan penumpang 19 murid dan 2 guru pembimbing melaju dari arah Sragen. Setiba di daerah Kampung Baru,Jogorogo Ngawi berpapasan di jembatan dengan kendaraan roda empat dan merasa bus tidak muat berpapasan akhirnya bus nabrak loning jembatan atau buk jembatan dan akhirnya bus terguling,” terang Iptu Teguh.

Ia memastikan semua siswa dan rombongan sudah pulang kembali ke rumah sekitar pukul 15.00 WIB tadi sore. Wardoyo

 

Loading...