loading...
Loading...
tempo.co

JAKARTA, Joglosemarnews.com – Sudah selama 25 tahun menjadi wartawan yang sering menulis tentang bir, jurnalis Australia, Peter Lahor terkejut saat minum segelas bir di sebuah hotel di Inggris.

Pasalnya, tagihan untuk segelas bir yang ia tenggak seharga US$ 67.000 atau setara dengan Rp 949 juta.  Lahor mengaku, selama menjadi wartawan yang 25 tahun menulis tentang bir, dia tidak pernah membayar lebih dari US$ 10 untuk segelas bir.

Baca Juga :  Ibu Ini Terkejut Anaknya yang Sudah Dikremasi Berbulan-bulan Ternyata Hidup Lagi

“Saya suka bir dan anggur yang bagus, tapi saya tidak membayar harga konyol ini,” kata Lahor, seperti dilansir dari CNN, Jumat (6/9/2019).

Lahor menyebut harga bir tersebut lebih dari 10.000 kali dari harga bir yang dia perkirakan sekitar US$ 6,76 per gelas.

“Lihat bir ini? Ini paling mahal dalam sejarah,” tweet Lahor berikut dengan foto botol birnya.

Baca Juga :  Ibu Ini Terkejut Anaknya yang Sudah Dikremasi Berbulan-bulan Ternyata Hidup Lagi

Peristiwa ini berawal ketika Lahor pada Minggu malam lalu usai mengantar temannya ke stasiun kereta. Dia singgah di hotel Malmaison di Manchester, Inggris untuk minum bir.

Dia tidak mengenakan kacamata waktu bartender menunjukkan harga bir yang dia teguk. Tapi menurutnya dia merasa bartender salah mencantumkan harga.

Beberapa hari kemudian, istrinya menelepon tentang dananya di kartu kredit terpotong sebesar Rp 949 juta. Saat itu juga dia langsung meminta pihak hotel mengembalikan uangnya.

Baca Juga :  Ibu Ini Terkejut Anaknya yang Sudah Dikremasi Berbulan-bulan Ternyata Hidup Lagi

“Aku bukan orang kaya, aku bisa membeli 10 mobil dengan jumlah uang sebesar itu,” kata jurnalis itu.

Hotel Malmaison meminta maaf dan akan menyelesaikan masalah pembayaran minuman bir Lahor dalam tempo 10 hari.

www.tempo.co

Loading...