JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Ini Tarif Rental GrabAndong Yogyakarta dan Cara Memesannya

Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X saat menaiki andong dal peluncura GrabAndong di Malioboro Night Festival 2019. Tribunjogja.com | Noristera Pawestri
madu borneo
madu borneo
madu borneo

Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X saat menaiki andong dal peluncura GrabAndong di Malioboro Night Festival 2019. Tribunjogja.com | Noristera Pawestri

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kini transportasi Andong online telah hadir di Jalan Malioboro Yogyakarta. Alat transportasi yang ditarik oleh kuda teresbut dikelola oleh Grab dengan nama GrabAndong. Lewat aplikasi Grab, kini Andong atau Delman bisa dipesan dengan mudah dan praktis.

Berikut langkah-langkahnya :
1. Pilih Rent Andong dari menu Explore Car/Mobil lalu Rent di kanan atas
2. Pelanggan bisa memilih tempat jemput dan berapa lama perjalanan
3. Pilih tipe pembayaran: tunai atau OVO
4. Harga Rental untuk 1 jam pertama Rp. 150.000*.
*Apabila ada overtime, biayanya menjadi Rp 1.250 per menit.

Diberitakan Tribunjogja.com sebelumnya, Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi meluncurkan GrabAndong dalam acara Malioboro Night Festival 2019 di Jalan Malioboro pada Jumat (23/8/2019) malam.

GrabAndong moda transportasi lokal ikonik ini merupakan terobosan Kementerian Pariwisata melalui mitra co-branding Wonderful Indonesia Grab dengan menggandeng Dinas Pariwisata DIY dan Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta.

Baca Juga :  Kesulitan Ungkap Kasus Bom Molotov Cafe Legian di Kawasan Maliboro, Polisi Minta Pelaku Menyerahkan Diri

Adanya GrabAndong ini diharapkan mampu menjadi daya tarik bagi wisatawan datang ke Yogyakarta.

Menpar Arief Yahya mengapresiasi inisiatif Grab dalam mendukung ‘Wonderful Indonesia’ untuk meningkatkan kualitas moda transportasi lokal ikonik yang dapat memberikan pengalaman baru dan unik serta menjadi daya tarik wisatawan ini.

“GrabAndong dengan dukungan teknologi, semakin banyak wisatawan yang mengunjungi destinasi kawasan Malioboro dan Yogyakarta,” katanya.

Menpar menilai peluncuran GrabAndong di Yogyakarta yang menggunakan platform digital ini dirasa sangat tepat.

“Digital media platform seperti grab akan sangat membantu, sekarang 70 persen wisatawan mencari dan berbagi menggunakan digital,” lanjutnya.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menambahkan, Yogyakarta tidak cuma menawarkan keindahan dari lokasi-lokasinya, tapi juga keunikan moda transportasi sehingga membuat wisatawan semakin berkesan.

“Yogyakarta juga menawarkan andong sebagai salah satu transportasi utama yang memikat wisatawan. Sehingga wisatawan yang datang memiliki kenangan tersendiri saat ke Yogyakarta,” ujarnya.

Baca Juga :  Ruas Selokan Mataram di Yogya Amblas, Air Meluap Menggenangi Areal Persawahan

Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi menambahkan peluncuran GrabAndong merupakan bentuk dukungan Grab untuk melestarikan ragam kekayaan tradisi dan juga budaya Yogyakarta kepada penduduk sekitar maupun wisatawan.

“Kami senang dapat memfasilitasi kebutuhan para wisatawan dan pengguna Grab yang ingin menjelajahi kawasan Malioboro dengan moda transportasi tradisional yang khas berpadukan dengan dukungan teknologi terkini,” kata dia.

Melalui fitur GrabAndong, Grab berusaha untuk meningkatkan penghasilan dari mitra GrabAndong melalui peningkatan produktivitas mereka.

Di samping itu, dengan solusi transportasi yang unik dan nyaman, masyarakat di sekitar destinasi wisata juga dapat memperoleh dampak ekonomi dari kunjungan wisatawan tersebut.

Saat ini, ada 500 andong yang tersebar di Malioboro.

Namun, untuk fase GrabAndong pertama, hanya 26 andong yang terdaftar untuk proyek awal.

“Ke depannya, Grab akan menambah lebih banyak mitra pengemudi, yakni sekitar 200 mitra untuk GrabAndong dalam waktu enam bulan ke depan,” tuturnya.

www.tribunnews.com

Artikel Asli