JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Innalillahi, Korban Tewas Kecelakaan Yamaha N Max Ternyata Bu Guru Honorer SMKN 1 Miri. Korban Baru Pulang Dari Mengajar 

Ilustrasi Tim PMI dan Polres saat mengevakuasi jasad korban kecelakaan. Foto/Wardoyo
Ilustrasi Tim PMI Sragen dan Polsek saat mengevakuasi jasad korban kecelakaan. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kecelakaan maut di Doyong, Miri, Sragen yang menewaskan pengendara sepeda listrik, dua hari lalu menyisakan cerita tragis. Pengendara sepeda listrik, Yunita Asri Puspita (36) yang tewas mengenaskan usai digasak sepeda motor Yamaha N Max itu ternyata berprofesi sebagai guru.

Almarhumah diketahui mengajar di SMKN 1 Miri dengan status masih guru honorer.

Fakta itu disampaikan Kepala SMKN 1 Miri, Sarno, Minggu (29/9/2019). Saat dikonfirmasi JOGLOSEMARNEWS.COM , ia membenarkan jika almarhumah adalah guru di SMKN 1 Miri.

“Iya, dia adalah guru di sekolah kami. Dia masih guru honorer yang mengajar Bahasa Jawa. Kami juga sangat kehilangan,” papar Sarno.

Lebih lanjut, ia menguraikan almarhumah mengajar di SMKN 1 Miri sudah lebih dari lima tahun dengan status honorer. Selama ini, almarhumah yang asli Doyong, Miri tinggal bersama suami dan anaknya di Girimargo, Miri.

Baca Juga :  Tambah 4 Positif Hari Ini, Total Kasus Covid-19 Sragen Menanjak Jadi 456. Tiga Pasien Dirawat di Rumah Sakit Solo, 684 Kontak Erat dan Total Sudah 59 Meninggal Dunia

Saat kejadian, almarhumah memang mengendarai sepeda listrik dan baru pulang dari mengajar.

Data yang dihimpun di lapangan, kecelakaan maut itu terjadi Kamis (26/9/2019) petang sekira pukul 16.00 WIB.

Kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha N Max K 3294 IA yang dikemudikan Noor Arifudin (21) warga Loram Wetan RT 02, Jati, Kudus yang memboncengkan Agung Baskoro (24) warga Sukolilo RT 01 Pati.

Bu guru malang, Yunita Asri Puspita (36) warga Girimargo RT 08 Miri, Sragen itu tewas setelah mengalami luka di bagian kepala memar.

Menurut sejumlah warga, kecelakaan bermula ketika pengendara sepeda listrik dan pengendara N Max sama-sama melaju dari arah selatan.

Posisinya, pengendara sepeda listrik berada di depan diikuti Yamaha N Max.

Baca Juga :  Ada Soal Dinilai Berbau Ajaran Komunisme, Dinas Pendidikan Sragen Akhirnya Tarik 11.000 Lebih Buku Modul PPKN SMP dari Siswa. Lembaran Halaman Kontroversial Langsung Diganti

Sesampai di lokasi kejadian, pengendara sepeda listrik hendak menyeberang atau belok kanan. Nahas, jarak yang sangat dekat membuat pengendara N Max di belakang tak sigap menghindar.

Tabrakan hebat pun tak terhindarkan. Motor N Max dengan keras menghantam sepeda listrik hingga korban terpental dan jatuh ke aspal. Korban tewas di lokasi kejadian.

“Dua-duanya sama-sama dari selatan. Lalu Bu Nita itu mau belok kanan, nggak tahunya dari belakang langsung menabrak. Baru tadi siang dimakamkan,” papar Didik, salah satu warga setempat, Jumat (27/9/2019).

Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubag Humas AKP Agus Jumadi membenarkan kejadian itu. Menurutnya saat ini kasus tersebut sudah ditangani oleh penyidik. Wardoyo