JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Kemenkeu: Jika Iuran BPJS Tak Naik, Defisit Bisa Tembus Rp 56 Triliun

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengikuti Raker dengan Komisi XI DPR RI di Kompleks Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/8/2019) / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kementerian Keuangan menegaskan defisit terbesar program BPJS Kesehatan disebabkan oleh tunggakan iuran peserta mandiri sekitar Rp 15 triliun selama 2016-2018.

“Karena itu, agar program JKN yang sangat bagus ini dapat berkelanjutan, kedisiplinan membayar iuran bagi peserta mandiri sangat penting,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Nufransa Wira Sakti di Jakarta, Minggu (8/9/2019).

Melalui surat terbuka soal kenaikan iuran BPJS Kesehatan di media sosial, ia menjelaskan sepanjang tahun 2018, total iuran dari peserta mandiri mencapai Rp 8,9 triliun.

Baca Juga :  Dinyatakan Gagal Ikut Pemilu 2024, Gugatan 4 Parpol Ini Ditolak Bawaslu. Ini Masalahnya

Namun, lanjut dia, total klaimnya mencapai Rp 27,9 triliun atau memiliki rasio mencapai 313 persen.

Pada akhir tahun anggaran 2018, ujar dia, tingkat keaktifan peserta mandiri hanya 53,7 persen. Artinya, 46,3 persen dari peserta mandiri tidak disiplin membayar iuran alias menunggak.

Nufransa mengungkapkan, dengan rasio yang tinggi itu seharusnya kenaikan iuran tersebut mencapai lebih dari 300 persen.

Baca Juga :  Layanan Pensiun PNS Akan Dipangkas Jadi Satu Hari Kerja. SOP Dipersingkat Jadi 2 Tahap

Namun, pemerintah mengusulkan kenaikan iuran 100 persen untuk kelas I dan II dan 65 persen untuk kelas III.

Ia menjelaskan, dalam mengusulkan kenaikan iuran itu, pemerintah mempertimbangkan tiga hal yakni kemampuan peserta dalam membayar iuran.

Pertimbangan kedua yakni upaya memperbaiki keseluruhan sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sehingga terjadi efisiensi, dan ketiga, gotong royong dengan peserta pada segmen lain.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com