loading...
Loading...
Kandidat petahana, Heru Setyawan saat menyampaikan visi misi. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM- Unjuk kekuatan massa dan saling serang visi misi antar kandidat mewarnai kampanye calon Kades di Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tegalrejo, Kecamatan Gondang, Sragen, Kamis (19/9/2019).

Agenda kampanye yang digelar sejak tadi pagi berlangsung memanas namun tetap kondusif. Tiga calon masing-masing Joko Dwiyanto nomor urut 1, Joko Prasetyo nomor urut dua dan petahana Heru Setyawan nomor urut 3.

Unjuk kekuatan massa terjadi antara dua kandidat terkuat yakni Joko Prasetyo dan Heru Setyawan. Kedua kubu saling mengerahkan massa dalam jumlah besar untuk mengawal jalannya kampanye penyampaian visi misi.

Kampanye perdana dipusatkan di Gedung Sport Center Futsal Tegalrejo yang berada di kebayanan Grenjengan.

Tiga kandidat saling unjuk visi misi. Sorak sorai pendukung utamanya nomor urur 2 dan 3 saling bersahutan.

Kandidat nomor urut 1, Joko Dwiyanto menyampaikan visi misi di antaranya akan memperbaiki perekonomian, menyediakan alat transportasi dan meningkatkan kesejahteraan perangkat desa.

Baca Juga :  Aksi Boikot Hajatan Bu Tini Jadi Sorotan Nasional, Gelombang Desakan Pemecatan Ketua RT Terus Bermunculan. Begini Tanggapan Camat!

Selanjutnya, calon nomor urut 2, Joko Prasetyo menggeber visi misi diantaranya mewujudkan masyarakat ayem tentrem, mewujudkan pemerintahan yang jujur dan transparan dalam pengelolaan keuangan, memberi kemudahan pelayanan KTP, sertifikat dan lainnya.

“Kami juga akan mengembalikan fungsi perangkat desa sesuai tupoksi dan meningkatkan profesionalisme dalam pelayanan masyarakat,” paparnya disambut sorakan oleh pendukungnya.

Visi misi keduanya langsung disambut visi misi petahana, Heru Setyawan. Begitu naik mimbar, Heru langsung disambut aplaus dan pekikan dukungan dari pendukungnya yang memadati separuh lebih lokasi kampanye.

Dengan tegas, Heru menyampaikan selama enam tahun, dirinya tak henti berjuang dan konsisten memberikan pelayanan kepada masyarakat dan memajukan pembangunan dari segala lini.

“Nggak perlu nunggu saya jadi lagi. Lapangan futsal yang jenengan lenggahi ini, hasil perjuangan dan kerja keras kita. Polindes desa sudah kita bangun, balai desa, jalan, sumur Pamsimas terus kita bangun. Ini bukti konsern saya memajukan Desa Tegalrejo,” paparnya langsung disambut aplaus menggema dan ratusan pendukungnya.

Baca Juga :  Hampir 2 Bulan, 4 Siswa SMKN 1 Kedawung Sragen Asal Papua Yang Kabur Buntut Rusuh Papua Belum Kembali. Bagaimana Kondisinya? 

Soal pelayanan masyarakat, ia balik menanya kepada warga apakah selama enam tahun kepemimpinannya pernah dipersulit atau dimintai tarikan saat pelayanan KTP, atau sertifikat. Warga kemudian serempak menjawab tidak.

“Apakah KTP dipersulit, semua yang mengurus kita bantu. Cukup WA saja langsung jadi. Sertifikat apakah saya persulit. Kita bantu dan banyak yang sudah kelar. Kalau ada beberapa yang belum jadi, itu memang ranahnya sudah ada di BPN,” papar Heru.

Foto/Wardoyo

Kemudian soal keagamaan, Heru membeber sudah berulangkali menggelar pengajian dan membenahi sarana keagamaan yang ada.

Pun di bidang olahraga, fasilitas gedung futsal, pembenahan lapangan, adalah bukti komitmennya memajukan olahraga.

“Untuk ekonomi, kita sudah bangun sumur dalam 10 titik. Dalam waktu dekat 1 titik di Blader. Lumbung pangan di Dukuh Soko. Bedah rumah sudah ada 150an yang dibedah selama enam tahun entah dari Dinsos, TMMD, UPTPK kita upayakan mencarikan bantuan. Itu bukti komitmen kita memajukan Tegalrejo menjadi Kuncoro,” tandasnya.

Baca Juga :  Kasus Boikot Hajatan di Hadiluwih Sragen Berakhir di Meja Balai Desa. Pak RT Akhirnya Minta Maaf, Pernyatan Bu Tini Malah Bikin Trenyuh 

Saat Heru naik panggung, pendukung dari dua calon lainnya yang kalah jumlah, akhirnya mundur alon-alon dan meninggalkan lokasi. Sehingga praktis lokasi kampanye kemudian dipenuhi oleh semua pendukung petahana.

Meski agak memanas, namun penyampaian visi misi bisa berjalan lancar tanpa ada gesekan. Selesai dari Grenjengan, kampanye dilanjutkan ke dua kadus lainnya.

Massa Joko Prasetyo yang sebelumnya pulang duluan, kembali muncul beraram-arakan mengawal ke lokasi kampanye kedua. Sedangkan massa Heru Setyawan tetap bertahan dan kemudian kompak mengawal kembali sampai lokasi kampanye kedua. Wardoyo

 

Loading...