JOGLOSEMARNEWS.COM Umum

Penembakan Misterius 9 Anggota Brajamusti di Jalan Wates Dilaporkan ke Polda DIY

Pengurus DPP Brajamusti dan Advokat saat melapor di ruang SPKT Polda DIY, Senin (2/9/2019). Tribun Jogja / Almurfi Syofyan

SLEMAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kelompok suporter PSIM Yogyakarta Brajamusti melaporkan kasus penembakan misterius yang menimpa sembilan orang anggotanya di Jalan Wates ke Polda DIY, Senin (2/9/2019).

Pantauaan Tribunjogja.com di lapangan, rombongan wadah suporter Brajamusti tersebut tiba di Mapolda DIY sekitar pukul 14.15 WIB.

Mereka datang dengan membawa hasil visum dari pihak rumah sakit dan barang bukti lainnya untuk mendukung pembuatan laporan tersebut.

Kehadiran sembilan korban penembakan misterius itu didampingi langsung oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) Brajamusti beserta tim kuasa hukum.

Baca Juga :  Kumpulan Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW Bahasa Indonesia dan Inggris, Pas untuk Status Medsos dan Dikirim via WA

Pukul 14.20 WIB, tim advokat bersama pengurus DPP Brajamusti memasuki ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda DIY yang berada persis di sebelah kiri gerbang utama Mapolda.

Hingga berita ini turunkan DPP Brajamusti dan tim Advokat masih menjalani pemeriksaan pembuatan laporan di ruang SPKT Mapolda DIY.

Sebelumnya dikabarkan anggota suporter PSIM Yogyakarta dari wadah Brajamusti mengalami penembakan misterius di Jalan Wates, sekitaran Desa Ngaran, Balecatur, Gamping, Sleman, sepulang mendukung Laskar Mataram, Selasa (27/8/2019) malam lalu.

Baca Juga :  Peringatan 92 Tahun Sumpah Pemuda: Ini Kumpulan Ucapan Selamat Hari Sumpah Pemuda yang Pas Dibagikan via Medsos atau WhatsApp

Penembakan itu terjadi setelah sejumlah suporter pulang dari Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, seusai menonton laga kandang PSIM Yogyakarta VS Mitra Kukar.

Peristiwa nahas itu, terdapat sembilan anggota Brajamusti yang menjadi korban, dimana empat di antaranya mengalami luka tembak, hingga harus menjalani operasi.

www.tribunnews.com