loading...
Loading...
Ratusan siswa SD Djamaatul Ichwan Solo mengikuti kegiatan makan telur bersama sebagai bagian dari kampanye Gerakan Makan (GEMA) 100 Juta Telur, Rabu (11/9/2019). Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM- Ratusan siswa SD Djamaatul Ichwan Solo mengikuti kegiatan makan telur bersama sebagai bagian dari kampanye Gerakan Makan (GEMA) 100 Juta Telur, Rabu (11/9/2019). Kegiatan tersebut dilaksanakan kerjasama dengan PT Charoen Pokphand Indonesia sesuai yang dicanangkan oleh Kementerian Koordinator Perekonomian dan Kementerian Pertanian Republik Indonesia pada tanggal 2 September 2019.

Komisaris PT Charoen Pokphand, Suparman menuturkan, kegiatan kali ini merupakan salah satu upaya meningkatkan gizi anak-anak. Pasalnya, telur merupakan komoditas oangam yang memiliki gizi cukup tinggi.

Baca Juga :  Rektor UMS Sosialisasikan Muktamar ke-48 di Hadapan Warga Muhammadiyah di Malaysia
Ratusan siswa SD Djamaatul Ichwan Solo mengikuti kegiatan makan telur bersama sebagai bagian dari kampanye Gerakan Makan (GEMA) 100 Juta Telur, Rabu (11/9/2019). Istimewa

“Selain untuk meningkatkan gizi generasi penerus bangsa, juga menyehatkan ekonomi di bidang perunggasan. Diharapkan harga ayam di tingkat peternak kembali baik,” paparnya di sela acara.

Pada tahap awal kamoanye GEMA 100 Juta Telur ini dilakukan pendistribusian telor sebanyak 10 Juta butir yang dimulai pada tanggal 9- 22 September 2019 ke PAUD, TK, Sekolah dasar dan Pondok Pesantren di daerah. Telor yang didistribusikan adalah telor fertile fresh yang berwarna putih, hasil penundaan setting sebagaimana surat edaran Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian No: 095009/SE/PK.010/F/09/2019 pada tanggal 2 September 2019 tentang Pengurangan Day Old Chick Final Stock (DOC FS) Broiler tahun 2019 sebagai response Pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan terhadap kondisi perunggasan .

Baca Juga :  Dukung Pertumbuhan Agrosociopreneur, PT Petrokimia Gresik Sambangi FP UNS

Dalam Pelaksanaan GEMA 100 Juta Telor, PT Charoen Pokphand Indonesia bekerjasama dengan beberapa pihak untuk mendistribusikan telor tersebut, salah satunya adalah Syarikat Islam yang memiliki jaringan Pendidikan yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia . Pelaksanaan di Solo ini pun menandai dilakukannya secara serentak pendistribusian 3,2 Juta butir telor diseluruh wilayah kerja PT. Charoen Pokphand Indonesia.

Baca Juga :  PDIP Solo Usung Ahmad Poernomo-Teguh Prakosa (Pu-Guh) ke Pilwakot Kota Solo 2020

Ketua Umum Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam (SI) Indonesia, Hamdan Zoelva menambahkan, kegiatan di SD DJI ini secara serentak dilakukan bersama dengan sekolah-sekolah lain di Jawa.

“Tahap awal ada sekitar 345 sekolah baik di tingkat SD maupun PAUD untuk melaksanakan kampanye GEMA 100 Juta Telur ini. Ke depan tetap.akan meluas ke Luar Jawa,” tuturnya. Triawati PP

Loading...