loading...
Loading...
teras.id

LAMPUNG, JOGLOSEMARNEWS.COM– Kecelakaan maut melibatkan bus Rosalia Indah yang remuk setelah menghantam truk tangki bermuatan minyak sawit (CPO) di Jalan Lintas Tengah Sumatera, Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Waykanan, Lampung.

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan sembilan orang penumpangnya tewas. Satu diantara penumpang adalah warga Sragen.

Dari daftar para korban yang dilansir Polda setempat, penumpang Bus Rosalia Indah asal Sragen itu diketahui bernama Nur Margiyanto.

Korban berusia 30 tahun dan berasal dari Sragen. Namun dari daftar identitas korban yang dilansir kepolisian setempat, tidak disebutkan alamat jelas dari Nur.

Meski demikian, Nur dipastikan hanya mengalami luka ringan. Selain Nur ada satu warga Karanganyar yang juga menjadi korban karena menumpang Bus Rosalia Indah itu.

Korban diketahui bernama Samadi (58) yang terdaftar sebagai sopir Bus Rosalia Indah.

Sementara, kecelakaan sendiri terjadi diduga diduga karena sopir bus kendaraannya dengan kecepatan tinggi.

Kapolsek Waytuba Iptu Saiful Nawas mengungkapkan, kecelakaan terjadi ketika Bus Rosalia Indah dengan nomor polisi  AD 1666 CF melaju dengan kecepatan tinggi dari Bandarlampung menuju ke Baturaja, Sumsel.

Sang sopir tidak bisa mengendalikan laju kendaraan sehingga bus oleng dan menghantam truk tangki CPO dengan nomor polisi BE-9291-YJ.

Menurut Nawas, para korban kecelakaan kemudian dilarikan ke Puskesmas terdekat dan RSUD Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Perlintasan Kereta Api Miri Sragen. Nekat Terobos Palang, Pemuda Ditemukan Tewas Mengenaskan 

Ia mengaku belum memastikan jumlah keseluruhan korban dan data korban meninggal maupun korban luka-luka.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, mengatakan pengemudi bus bernama Joko (27) warga Masgar, Lampung Tengah tewas di lokasi kejadian.

Selain itu, pengemudi bus, tujuh orang lainnya juga meninggal dunia di lokasi kejadian dan 24 orang mengalami luka-luka yang tengah dirawat di Puskesmas Way Tuba, Way Kanan.

“Delapan meninggal di antaranya tujuh laki-laki dan satu perempuan. Sementara identitas pengemudi truk tangki belum teridentifikasi,” kata dia.

Menurut Pandra, kecelakaan itu terjadi saat bus melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Bandarlampung menuju Palembang.

Sesampainya di Jalan Lintas Tengah Sumatera KM229, bus mengambil jalur kanan jalan aspal menikung tajam ke kiri dan menanjak tanpa marka.

“Karena kecepatan terlalu tinggi bus hilang kendali dan terguling di tengah jalan,” ungkapnya.

Saat terguling, datang dari arah berlawanan kendaraan truk tangki. Dikarenakan jarak yang terlalu dekat, truk tidak dapat menghindar sehingga menabrak bus tersebut.

“Dari situ delapan orang meninggal di lokasi dan 24 luka-luka,” katanya.

Sementara, Kepala Satuan Lantas (Kasatlantas) Polres Way Kanan, AKP Japril, menuturkan jumlah korban tewas pada Senin malam akibat kecelakaan tersebut menjadi sembilan orang (semula delapan orang meninggal).

Meski begitu, AKP Japril mengaku belum bisa memerinci data korban dan kronologi kejadian. Kecelakaan maut itu menyebaban arus lalu lintas macet hingga beberapa kilometer. Teras.id/JSnews

Baca Juga :  Berkas Tuntutan Kasda Belum Siap, Komppas Curiga Ada Campur Tangan Pihak Luar Paksakan Untuk Jerat AFR

 

Berikut identitas korban kecelakaan maut di Lampung:

Korban Meninggal dunia

1. Marjoko (27), sopir truk tangki asal Kota Metro, Lampung

2. Mujani (55), penumpang bus asal Blitar, Jawa Timur

3. Slamet (50), penumpang bus asal Kediri, Jawa Timur

4. Sarpani (43), penumpang bus asal Ngawi, Jawa Timur

5. Susanto (35), penumpang bus asal Boyolali, Jawa Tengah

6. Wasidi (62), penumpang bus asal Blitar, Jawa Timur

7. Suparti (45), penumpang bus asal Nganjuk, Jawa Timur

8. Kodri (49), penumpang bus asal Nganjuk, Jawa Timur

 

Korban Luka Berat

1. Sutiono (52), penumpang bus asal Boyolali, Jawa Tengah

2. Nurlaila (40), penumpang bus asal Ogan Komering Ulu, Sumsel

3. Solikin (60), penumpang bus asal Muara Enim, Sumsel

4. Basuki S (63), penumpang bus asal Muara Enim, Sumsel

5. Muskarindo penumpang bus asal Kopen, Jawa Tengah

6. Watini (59), penumpang bus asal Muara Enim, Sumsel

7. Mulyanto (55), penumpang bus asal Surakarta, Jawa Tengah

8. Sunarya (45), penumpang bus asal Ngawi, Jawa Timur

 

Korban Luka Ringan

1. Musilin (52), penumpang bus

2. Mingan (20), penumpang bus asal Ngawi, Jawa Timur

Baca Juga :  Penangkapan Teroris di Masaran Sragen, Tim Densus Amankan Buku Panduan Imam Samudera, Samurai dan Target Memanah 

3. Ali Wardono (20), penumpang bus asal Tegal, Jawa Tengah

4. Agus Mulyadi (23), penumpang bus asal Tegal, Jawa Tengah

5. M Jun Adi Gunawan (24), penumpang bus asal Tegal, Jawa Tengah

6. Nur Rois Ibadulan (41), penumpang bus asal Ogan Komering Ulu, Sumsel

7. Amin Syaifudin (49), Sopir bus Rosalia Indah asal Salatiga, Jawa Tengah

8. Ari (37), mekanik truk tangki asal Madiun, Jawa Timur

9. Dedi Trianto (33), penumpang bus Musi Rawas, Sumsel

10. Samsudin (56), penumpang bus asal Musi Rawas, Sumsel

11. Nur Kholil (29), penumpang bus Ogan Komering Ulu, Sumsel

12. Musinin (52), penumpang bus asal Jawa Timur

13. Sunarya (46), penumpang bus asal Jawa Timur

14. Defri (23), penumpang bus asal Tanjung Enim

15. Iwan (36), penumpang bus asal Boyolali, Jawa Tengah

16. Nur Margiyanto (30), penumpang bus asal Sragen, Jawa Tengah

17. Munawaroh (21), penumpang bus asal Muara Enim, Sumsel

18. Hijabunasi penumpang bus asal Muara Enim, Sumsel

19. Abdul Rahman (23), penumpang bus asal Muara Enim, Sumsel

20. Cipto penumpang bus asal Baturaja, Sumsel

21. Khaidar (15), penumpang bus asal Muara Enim, Sumsel

38. Samadi (58), sopir asal Karang Anyar, Jawa Tengah

Sumber: Polda 

 

 

Loading...