loading...
Loading...

 

AKBP Yimmy Kurniawan. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan  menyebut ada tiga kecamatan yang mendapat atensi pengawasan tinggi dari kepolisian saat ini. Pasalnya, tensi politik di sejumlah desa penyelenggara Pilkades di kecamatan tersebut, dinilai mulai meninggi.

Hal itu disampaikan seusai menghadiri deklarasi Satgas Anti Money Politic Pilkades di 11 kecamatan wilayah Eks Kawedanan Gemolong dan Gesi, Senin (9/9/2019).

Kapolres menyampaikan saat ini Polres memang tengah mendalami beberapa aduan dan keluhan dari masyarakat yang masuk ke Polres. Aduan itu ditangani sesuai dengan tupoksi Polres.

Di antaranya indikasi ketidaknetralan ketua panitia Pilkades di Patihan Sidoharjo dan laporan soal indikasi money politic di Desa Toyogo Sambungmacan.

“Ada beberapa yang masih kami dalami. Keluhan-keluhan masyarakat kami tindaklanjuti sesuai tupoksi kami. Kalau indikasi ketidaknetralan panitia kita sudah koordinasi dengan tim Pemkab dan Bupati. Sementara, kami fokus ke Sambungmacan, tapi kami dalami dulu,” paparnya ditemui di Polres Sragen, Senin (9/9/2019).

Baca Juga :  Breaking News: Geger Mayat Pria Ditemukan di Dalam Mobil Terparkir di Wilayah Masaran Sragen. Saat Ditemukan Terlentang di Atas Jok

Kapolres menguraikan kasus Toyogo memang jadi fokus yang sedang ditangani saat ini. Selain itu beberapa laporan dan keluhan juga masih didalami.

Lebih lanjut, Yimmy mengatakan dari analisa di dua eks Kawedanan, sementara wilayah eks Kawedanan Gemolong dan Gesi masih relatif lancar dan aman.

“Rabu deklarasi untuk eks Kawedanan Gondang dan Sragen Kota. Yang kita atensi tinggi adalah Kecamatan Sambungmacan, Gondang dan Sidoharjo. Karena perkembangan ada beberapa tempat yang mulai memanas,” urainya.

Perihal zona merah atau rawan, Kapolres menyebut sementara ada di tiga kecamatan itu. Meski demikian, beberapa titik yang sebelumnya masuk zona rawan, juga tetap diantisipasi.

Baca Juga :  Pemuda Asal Tanon Sragen Tega Bobol Rekening BRI Milik Tetangga Sendiri. Korbannya Warga Miskin, Langsung Syok dan Meninggal Tabungannya Dikuras Rp 41 Juta

“Sidoharjo kita fokus sementara di Taraman. Lalu ada beberapa yang mulai memanas juga,” tukasnya.

Di bagian akhir, Kapolres mengimbau agar semua pihak mulai dari calon, tim sukses, panitia mematuhi aturan yang berlaku.

“Mekanisme ditaati, kalau ada sesuatu segera dikoordinasikan. Yang terpenting juga dan dikedepankan adalah jaga situasi Kamtibmas yang kondusif,” tandasnya. Wardoyo

Loading...