loading...
Pemeriksaan senjata dan tes urine bagi anggota Polres Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebanyak 50 anggota Polres Sragen menjalani tes urine dan pengawasan penggunaan senjata. Pemeriksaan berlangsung di Mapolres Sragen, tadi pagi.

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasi Propam Polres Sragen, Ipda Widarto mengungkapkan, selalu mengadakan pengawasan terkait penggunaan senjata api.

Selain itu oara personel juga dilakukan cek urine dari narkoba. Hal ini untuk mengantisipasi tindakan-tindakan personel diluar SOP.

“Ini rutinitas setiap bulan  melaksanakan pengawasan anggota, dalam penggunaan senjata api maupun narkoba,” ujarnya kepada wartawan di sela pemeriksaan anggota di mapolres setempat.

Ditanya sistem pemeriksaan personil dilakukan acak atau giliran Widarto menjelaskan, semua rutinitas setiap bulan. Pelaksanaan berkala jadi semua akan kena bagiannya.

Baca Juga :  Prihatin Wabah Corona, DPD Nasdem Sragen Terjun Gelar Penyemprotan Desinfektan Serentak di Wilayah Kecamatan dan Sosialisasi Pencegahan ke Masyarakat

“Jadi di masing-masing polres 50 senjata api per masing masing anggota dalam pelaksanaan. Semua pada waktunya akan kena giliran,” ujarnya.

Dia menyampaikan, selama ini hasil pemeriksaan tidak ada temuan. Kalau ada temuan urine mengandung narkoba bagi pemegang senjata secara otomatis ditindak.

“Betul, dari propam kalau ada temuan langsung kita tindaklanjuti kita tarik kita amankan. Selama ini nihil, Alhamdulillah,” tambahnya.

Selain pengawasan anggota, dalam penggunaan senjata api maupun narkoba juga dilakukan tes psikologi.

Aiptu Gunarto, dari Bagian Dokpol Polres Sragen mengatakan, pemeriksaan urine di tempat langsung ditangani. Lima menit setelah pemeriksaan akan diketahui hasilnya.

Baca Juga :  Kabar Baik, 2 Pasien PDP Corona Sragen Dinyatakan Sembuh dan Hasil Rapid Tes Negatif. Ternyata Ini Kuncinya!

“Kami sampaikan ke yang bersangkutan nanti 5 menit langsung dilihat hasil negatif dan positif,” tandasnya.

Dari hasil pemeriksaan menunjukkan hasil mengejutkan. Dari 50 personel yang diperiksa tes urine, semuanya dinyatakan negatif. Wardoyo