loading...
Kondisi baliho raksasa bertuliskan kawal Jokowi-Amin di tepi jalan Solo-Sragen, Prampalan, Krikilan, Masaran, Sragen hancur usai diterjang angin puting beliung, Rabu (30/10/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Musibah angin puting beliung yang menerjang beberapa titik di Kecamatan Masaran, Sragen, Senin (28/10/2019) petang menimbulkan banyak kerusakan.

Data terbaru yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen mencatat ada sejumlah kerusakan fasilitas mulai dari lapak, kios semangka, rumah hingga pabrik.

Tidak hanya itu, terjangan puting beliung juga menghancurkan baliho berukuran besar bertuliskan Terus Kawal Jokowi-Amin, tercabik-cabik.

Baliho raksasa berisi dukungan atas pelantikan duet pemimpin RI, Jokowi- Maruf Amin yang hancur itu berlokasi di tepi jalur Solo-Sragen tepatnya di  Prampalan, Krikilan, Masaran.

Pantauan JOGLOSEMARNEWS.COM Rabu (30/10/2019), baliho itu rusak dan tak lagi utuh.

“Kemarin anginnya sangat kencang. Awalnya hujan deras, lalu angin muser dan menerjang sekitar sini. Pohon-pohon banyak yang tumbang,” ujar Parti, salah satu warga Krikilan, Masaran kepada JOGLOSEMARNEWS.COM .

Sementara, Sekda Sragen, Tatag Prabawanto menyampaikan dari laporan data yang diterima dari BPBD, total kerugian akibat bencana puting beliung di beberapa titik itu mencapai Rp 200 juta.

Baca Juga :  Demi Pantau Kepulangan Pemudik , Sejumlah Pejabat, DPRD dan Elemen Masyarakat Sragen yang Tergabung di Ashoco Sampai Begadang dan Rela Jarang Pulang

Menurut hasil pendataan Selasa (29/10/2019), kerusakan di Masaran meliputi tiga pohon besar tumbang di jalur Solo-Sragen wilayah Desa Krikilan, Masaran.

Tumbangnya pohon membuat arus lalu lintas Solo-Sragen sempat macet karena pohon tumbang merintangi jalan.

Kemudian ada empat tiang listrik yang roboh sehingga membuat jaringan listrik sempat padam hampir 7 jam.

Lantas ada empat kios di lapak semangka di tepi jalur utama Desa Krikilan, Masaran yang ambruk rusak parah dan satu kios rusak ringan.

Tidak hanya itu, terjangan puting beliung juga membuat parkiran RSU PKU Muhammadiyah Masaran hancur. Lantas tembok bagian depan pabrik PT Trust Masaran juga roboh. Berikutnya ada dua rumah yang hancur tertimpa pohon yakni di Dukuh Kauman RT 11, Masaran dan satunya rumah milik Sutarno, warga Dukuh Kauman RT 2/1.

Baca Juga :  Update Terbaru Corona Sragen Hari Ini, Jumlah PP Terus Bertambah Jadi 8.178 Orang, ODP Tambah 6 Orang Jadi 125, 3 Pasien PDP Masih Dirawat dan 1 Meninggal

“Lima stand di Pasar Malam yang ada di Lapangan Masaran juga ambruk. Tapi tidak ada korban jiwa dalam kejadian tadi malam,” papar Kepala BPBD Sragen, Sugeng Priyono, Selasa (29/10/2019) pagi.

Sugeng menguraikan semua kerusakan sudah tertangani sejak kejadian kemarin petang hingga tadi malam. Pagi tadi, tim kembali diterjunkan untuk menyisir beberapa lokasi yang masih membutuhkan evakuasi.

“Tinggal di beberapa titik, ini masih disisir tim ke lapangan. Tadi ada SD yang terdampak, tapi juga sudah tertangani,” tandasnya. Wardoyo