loading...
Pemimpin Umum PB Djarum, Yoppy Rosimin, Sekjen PBSI, Bupati Karanganyar dan jajaran skuad tim pemandu bakat PB Djarum saat berpose bersama di konferensi pers audisi beasiswa bulutangkis PB Djarum di Karanganyar, Sabtu (26/10/2019). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Program Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis PB Djarum kembali digelar di wilayah Solo Raya.

Program penjaringan bibit-bibit pebulutangkis muda itu bakal digelar di Karanganyar mulai Minggu- Selasa (27-29) Oktober.

Audisi bakal digelar di GOR RM Said Kabupaten Karanganyar.

Selama tiga hari ke depan ratusan bibit muda bulutabgkis dari wilayah Solo Raya bakal beradu kemampuan untuk berebut tiket meraih beasiswa dari PB Djarum Kudus.

Manager Tim PB Djarum, Fung Permadi, mengatakan proses penjaringan akan dipantau langsung oleh Tim Pencari Bakat yang berisikan legenda bulutangkis Indonesia dan juga pelatih PB Djarum.

Skuad ini akan dikomandoi langsung oleh Fung, dengan anggota tim sederet mantan pebulutangkis hebat jebokan PB Djarum yang pernah sukses menorehkan prestasi bulutangkis Indonesia di mata dunia.

Mereka di antaranya mantan ganda putra andalan Indonesia, Denny Kantono, Fran Kurniawan dan Sigit Budiarto. Lantas mantan peraih medali emas ganda campuran dan juara dunia Lilyana Natsir alias Butet.

Di belakangnya ada nama mantan pemain tunggal putri terbaik Indonesia, Ellen Angelina, dan beberapa nama lainnya seperti Basri Yusuf, Komala Dewi, Bandar Sigit, Imam Tohari, Reni dan Engga Setiawan.

Baca Juga :  Cegah Penyebaran Corona, Semua Pemudik Karanganyar Diminta Screening dan Isolasi Mandiri 14 Hari. Wabup Sebut Jangan Ngeyel!

“Tim Pencari Bakat akan menjadi mata dan telinga PB Djarum dalam menemukan bibit berkualitas pada Audisi Umum yang digelar selama tiga hari di Karanganyar ini. Mereka akan terjun langsung memantau bakat istimewa para peserta baik dari segi teknik,skill hingga postur tubuh. Tapi, bila ada pemain yang memiliki bakat istimewa lainnya, kami juga membuka pintu untuk bergabung dan berlatih sebagai atlet PB Djarum,” papar Fung Permadi di sela konferensi pers di Karanganyar, Sabtu (26/10/2019).

Selain menilai bakat para pebulutangkis muda, Fung menyakini kehadiran Tim Pencari Bakat akan memotivasi dan memberikan inspirasi bagi para peserta untuk memberikan yang terbaik saat menjalani Audisi Umum.

“Kehadiran para legenda bulutangkis di Audisi Umum, akan memberikan pengalaman dan motivasi yang tak ternilai bagi anak-anak yang mencintai bulutangkis,” imbuh Fung.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, hari pertama Audisi Umum akan dimulai dengan Tahap Screening, di mana tiap-tiap peserta akan dinilai kemampuan, bakat dan tekniknya di atas lapangan oleh Tim Pencari Bakat.

Setelah lolos TahapScreening, para peserta kemudian masuk di fase turnamen dengan sistem gugur guna memperebutkan Super Tiket untuk berlaga di babak Final Audisi Umum yang akan diselenggarakan di Kudus, Jawa Tengah pada 20-22 November 2019 mendatang.

Baca Juga :  Cerita Perayaan Nyepi Umat Hindu Lereng Lawu Karanganyar di Tengah Waspada Corona Virus. Pura Pun Tak Ada Umat Bermeditasi, Tapi Umat Agama Lain Junjung Toleransi

Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019 dapat diikuti oleh atlet putra dan putri berkewarganegaraan Indonesia dengan kategori U11 (berusia 6-10), U13 (untuk peserta dengan umur 11-12 tahun). Audisi akan dilakukan dalam bentuk kompetisi dengan sistem gugur. Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui lamanwww.pbdjarum.org atau dengan mendaftarkan diri secara langsung sehari sebelum pelaksanaan Audisi Umum di GOR setiap kota audisi. Peserta diwajibkan melakukan daftar ulang satu hari sebelum tahap seleksi (H-1) sesuai kota audisi pilihannya. Wardoyo