JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Biar Pelantikan Presiden Berjalan Aman Damai Lancar, Ini yang Dilakukan 3 Pilar Sukoharjo di Jumat Pagi

Doa bersama 3 pilar di Sukoharjo. Dok. Polres Sukoharjo
Doa bersama 3 pilar di Sukoharjo. Dok. Polres Sukoharjo

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Polres Sukoharjo, Kodim 0726/Sukoharjo dan Pemkab Sukoharjo alias tiga pilar Sukoharjo menggelar doa bersama di Pendapa Graha Satya Praja, Pemkab Sukoharjo, Jumat (18/10/2019) pagi.

Doa bersama ini diikuti ratusan peserta. Terdiri atas Forkopimda Sukoharjo, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Perangkat Daerah, Kepala Desa, dan Lurah se-Kabupaten Sukoharjo.

Menurut Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas doa bersama sengaja digelar. Tujuannya memohon keamanan, kedamaian, dan kelancaran pelantikan Presiden-Wakil Presiden RI 2019-2024 hasil Pilpres 2019 yang rencananya dihelat Minggu, 20 Oktober 2019 mendatang.

“Alhamdulillah, sampai dengan saat ini tidak ada satupun peristiwa yang dapat menghalang-halangi kegiatan Pemilu Legislatif maupun Pilpres yang ada di Kabupaten Sukoharjo. Kami berpesan kepada seluruh hadirin untuk bersama-sama mengamankan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, dimana dunia sekarang sedang menyoroti kita, menyoroti Indonesia. Semua media Indonesia mengawasi kita terutama di Sukoharjo, mari kita bangun, kita bersama-sama wujudkan Sukoharjo Cinta Damai,” tegas Kapolres.

Baca Juga :  Breaking News! Kecelakaan di Jembatan Gupit Nguter Sukoharjo, Truk Muatan Hebel Terjun Masuk Sungai Setelah Tabrak 2 Motor dan Warung Makan

Di lokasi sama , Dandim 0726/Sukoharjo, Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakosa mengimbau, apabila menerima informasi atau berita hendaknya dilakukan klarifikasi terlebih dahulu dengan mengecek apakah informasi itu benar atau tidak.
Jika informasi itu benar maka boleh dibagikan ke orang lain. Tapi dengan catatan apakah informasi itu bermanfaat apa tidak.

Baca Juga :  Tak Hanya Membunuh, Eko Prasetyo Paksa Yulia Berikan PIN ATM Saat Sekarat. Pelaku Kuras Uang Rp 15 Juta dan Ambil dari Tas Rp 8 Juta

“Kalau tidak bermanfaat ditahan saja jangan disebarkan lagi, tapi kalau bermanfaat silahkan dibagi ataupun di share ke yang lain. Intinya adalah saring sebelum sharing ” imbau Dandim.

Sementara Bupati Wardoyo Wijaya meminta kepada camat, lurah, kades, bhabinkamtibmas dan babinsa agar lebih giat dan semangat dalam mensosialisasikan kepada warga untuk bersama-sama menjaga stabilitas wilayah masing-masing. Aria/Polres Sukoharjo