loading...
Kerusuhan di Papua. Foto/Tempo.co

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Tidak adanya data pasti jumlah warga Karanganyar yang masih berada di Wamena, Komisi D DPRD setempat segera memanggil Dinas sosial untuk meminta penjelasan.

Keterangan dari Dinas Sosial tersebut diperlukan, untuk mengetahui secara pasti jumlah warga Karanganyar yang masih berada di Wamena, berapa jumlah warga yang sudah pulang. Selain itu data diperlukan untuk mengambil tindak lanjut penanganan para warga yang terdampak kerusuhan di Wamena, Papua ini.

“ Sampai saat ini, kami belum mengetahui jumlah pasti warga Karanganyar yang masih berada di Wamena. Segera kita koordinasikan dan kita panggil untuk minta penjelasan mengenai kepastian berapa jumlah warga Karanganyar yang masih berada di Wamena, dan tindak lanjut penanganannya setelah mereka kembali ke Karanganyar,” kata Ketua Komisi D DPRD Karanganyar, Sari Widodo dihubungi melalui telepon selularnya, Rabu (16/10/2019).

Baca Juga :  AMPG Karanganyar Dorong Pemkab Beri Subsidi 10 % Bagi Masyarakat Pengguna Air. Ilyas: Kalau Bisa 100 % Lebih Bagus!

Sari meminta kepada Dinas Sosial, untuk melakukan validasi data dan proaktif untuk mencari data serta dalam hal penanganan paska kembali ke kampung halamannya.

Sementara itu, informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, sampai saat ini, jumlah warga Karanganyar yang telah kembali ke Karanganyar sebanayak 39 orang.

Sebagian besar warga yang pulang kampung, berasal dari Desa Kragan, Desa Karangturi, Jatikuwung, Kecamatan Gondangrejo. Sisanya berasal dari Kebakramat, Karangpandan dan Tawangmangu

Kepala Seksi (Kasi) bantuan sosial, Dinas Sosial Karanganyar, Gunarto,  Rabu (16/10/2019), melalui aplikasi WhatsApp, menjelaskan, warga yang kembali ke Karanganyar tersebut, sebagian menggunakan pesawat Hercules, menggunakan penerbangan pesawat komersial secara mandiri, serta  bantuan dari Pemkab Karanganyar.

Baca Juga :  Jalan Utama Lawu Ditutup, Semua Pemudik Karanganyar Harus Diturunkan di Terminal Palur. Bus Via Tol Dikeluarkan Via Exit Tol Kebakkramat

“Terakhir warga yang kembali, ada empat orang yang berasal dari Desa Kragan, Kecamatan Gondangrejo. Sampai saat ini, belum ada tambahan lagi. Bagaimana proses selanjutnya, kami menunggu arahan bupati. Yang jelas, Dinas Sosial siap memfasilitasi,” tandasnya. Wardoyo