loading...
Kapolsek Sumberlawang AKP Fajar Nur Ihsanudin didampingi Kasi Pemerintahan, Iwan Budiyanto saat memimpin pertemuan antara Ketua RT 13, SUG bersama Karang Taruna, Cakades dengan Pak Juwadi yang akan punya hajatan pekan depan, Rabu (24/10/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Ketua RT 13, Dukuh Jetak, Desa Hadiluwih, Sumberlawang, SUG menyatakan sanggup kembali guyub rukun membantu warganya, Juwadi yang akan punya hajatan pada 30 Oktober mendatang.

Kesanggupan itu terungkap setelah Ketua RT paruh baya itu dihadirkan dalam pertemuan dengan Karang Taruna, tokoh masyarakat yang dipimpin oleh Kapolsek Sumberlawang, AKP Fajar Nur Ihsanudin, Rabu (23/10/2019) petang.

Kapolsek mengungkapkan pertemuan digelar di rumah mantan Cakades, Bambang Susilo yang berdomisili di dukuh itu. Pertemuan digelar menyikapi rencana hajatan yang akan digelar Juwadi pada 30 Oktober nanti.

Juwadi dan istrinya, juga dihadirkan dalam pertemuan tersebut. Sementara dari perwakilan kecamatan dihadiri Kasi Pemerintahan, Iwan Budiyanto mewakili camat.

“Intinya, Ketua RT sudah sanggup dan siap kembali guyub rukun membantu hajatan Pak Juwadi. Ketua Karang taruna dan warga juga sudah siap untuk kembali guyub membantu hajatan. Tadi yang akan punya hajat, Pak Juwadi juga ada bersama istri. Nanti akan keliling door to door ke warga,” papar AKP Fajar, Kamis (24/10/2019).

Baca Juga :  Wabah Corona Malah Bawa Berkah Bagi 104 Napi Lapas Sragen. Langsung Bebas Lebih Cepat, Ucapannya Terimakasih Pemerintah!

AKP Fajar menguraikan pertemuan itu digelar untuk memastikan bahwa warga bisa kembali bersatu. Sehingga insiden boikot hajatan yang sempat menimpa Bu Tini tidak terulang kembali.

“Nanti hajatannya Pak Juwadi akan nanggap wayang. Kami bersama Muspika juga akan hadir di situ,” tuturnya.

Terpisah, Kasi Pemerintahan Kecamatan Sumberlawang, Iwan Budiyanto membenarkan sudah ada kesepakatan dan kesanggupan dari Ketua RT 13, Karang Taruna dan tokoh di Dukuh Jetak untuk kembali guyub membantu warga, utamanya Pak Juwadi yang akan menggelar hajatan 30 Oktober nanti.

“Alhamdulillah semua sudah sepakat untuk mengakhiri kesalahpahaman dan ke depan di hajatan Pak Juwadi akan kembali guyub rukun seperti dulu. Nanti kami juga akan hadir memantau dan memastikan situasi di sana pas hajatan Pak Juwadi,” tuturnya.

Untuk diketahui, insiden pemboikotan hajatan Bu Tini dikabarkan juga sempat mengguncang psikis Pak Juwadi. Sebab Juwadi juga akan punya hajat pada 30 Oktober ini.

Baca Juga :  Bupati Sragen Minta Semua Pemudik dari Kota Zona Merah Corona Lapor dan Periksa ke Puskesmas. Ungkap Ada Keluarga Malah Sembunyi Karena Takut Dimasukkan ODP, Jangan Egois Lah!

Sementara menurut keterangan sejumlah warga, dalam rapat arisan RT tanggal 5 September silam sebelum Pilkades, Pak RT sempat bilang di muka forum bahwa Bu Tini dan Pak Juwadi yang akan punya hajatan sudah jadi sorotan warga.

Saat itu Pak RT ngegas kalau Bu Tini dan Pak Juwadi tak manut mendukung cakades arahannya, maka warga tak akan datang membantu di hajatan. Wardoyo