WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Suasana tak biasa terjadi di Lapangan Sepak Bola Giritontro, Selasa (28/4/2026). Sejak pagi hari, ribuan warga dari berbagai kalangan memadati lokasi hingga berubah menjadi lautan manusia. Momen ini terjadi dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang dikemas lewat kegiatan Jalan Sehat bertema “Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.”
Sejak pukul 07.00 WIB, gelombang peserta terus berdatangan. Lapangan yang biasanya lengang mendadak penuh sesak oleh antusiasme warga. Kegiatan ini dibuka langsung oleh jajaran Forkopimcam bersama Anggota DPRD Kabupaten Wonogiri Joko Warsito yang secara simbolis memberangkatkan peserta dari garis start.
Jalan sehat ini bukan sekadar kegiatan santai. Lebih dari itu, menjadi simbol kuat kebersamaan lintas elemen masyarakat dalam mendukung kemajuan pendidikan. Mulai dari pejabat, tenaga pendidik, hingga siswa dari berbagai jenjang, semua menyatu tanpa sekat.
Peserta yang hadir benar-benar lintas generasi dan institusi:
✓ Forkopimcam (Camat, Kapolsek, Danramil)
✓ Koorwilcambidik Giritontro
✓ Seluruh PTK se-Kecamatan Giritontro
✓ Siswa KB/PAUD dan TK/RA
✓ Siswa SD kelas 4, 5, 6 dari berbagai sekolah
✓ Perwakilan SD/MI lainnya
✓ SMP Negeri (minimal 200 siswa tiap sekolah)
✓ SMP swasta (seluruh siswa)
✓ SMKN 1 Giritontro (minimal 200 siswa)
✓ SMK swasta (seluruh siswa)
Sebelum jalan sehat dimulai, suasana semakin pecah dengan digelarnya Senam Anak Indonesia Hebat secara massal. Ribuan peserta bergerak serempak, menciptakan energi luar biasa yang membakar semangat sejak awal.
Untuk menjaga kenyamanan, panitia membagi rute menjadi dua kategori:
• Rute KB/PAUD, TK/RA, SD/MI
• Rute SMP/MTs dan SMK
Setelah menuntaskan perjalanan, peserta kembali ke lapangan utama. Di sinilah puncak acara terjadi—pembagian doorprize yang langsung diserbu peserta. Ratusan hadiah menarik dibagikan sebagai bentuk apresiasi, membuat suasana semakin riuh dan penuh sorak sorai.
Ketua Pelaksana, Heru Dwi Winarto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh panitia yang bekerja tanpa cela. Ia juga menyampaikan kalimat langsung yang menjadi sorotan dalam kegiatan ini:
“Kami ingin Hardiknas tahun ini meninggalkan kesan yang mendalam. Bahwa pendidikan itu menyenangkan, melibatkan semua, dan lahir dari gotong royong. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mensukseskan acara ini,” sebut dia.
Kegiatan ini membuktikan bahwa semangat Hardiknas tidak hanya hidup di ruang kelas, tetapi benar-benar terasa di tengah masyarakat. Giritontro menunjukkan bahwa pendidikan bukan sekadar konsep, melainkan gerakan nyata yang melibatkan semua pihak tanpa terkecuali. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















