JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Peringati Hari Batik, Sanggar Seni Putra Sukowati Sragen Ajak Anak-anak Belajar Membatik. Juga Gelar Malam Seni Budaya dan Fashion Show di Masaran 

Para peragawati cilik asal Masaran saat berpose bersama di acara peragaan batik memeriahkan Hari batik Nasional yang diprakarasai Sanggar Seni Putra Sukowati, di Jirapan, Masaran, Sragen. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Para peragawati cilik asal Masaran saat berpose bersama di acara peragaan batik memeriahkan Hari batik Nasional yang diprakarasai Sanggar Seni Putra Sukowati, di Jirapan, Masaran, Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Suasana meriah menghiasi Pendapa Sentono, Dusun Gondang, Desa Jirapan, Masaran, Sabtu (19/10/2019) malam.

Malam itu rupanya ada pagelaran seni budaya yang digelar memeringati Hari Batik Nasional 2019.

Pagelaran seni budaya itu diprakarsai oleh Sanggar Seni Putra Sukowati, Sragen. Ketua Sanggar Seni Putra Sukowati, Sudarno mengatakan malam  pagelaran seni dan budaya itu dihadiri oleh Camat Masaran Agus Winarno.

Pagelaran seni dan budaya dibuka dengan pagelaran kethoprak “Putra Budaya” asal Dusun Gondang, Jirapan di bawah asuhan Sanggar Seni Putra Sukowati.

Baca Juga :  Dipatok Salah Satu Ular Berbisa nan Mematikan, Nenek 65 Tahun asal Sidoharjo Dilarikan ke RSUD Sragen. Petugas Ketar-ketir Kalau Bisa Sampai Menyebar

Ketoprak dipentaskan dengan lakon Sinau Budaya. Tidak hanya pertunjukan kethoprak saja, malam pagelaran seni juga menampilkan fashion show batik, musik karawitan, dan pentas tari.

“Minggu pagi acara juga dilanjutkan dengan acara lomba mewarnai dengan tema batik dan workshop pembuatan batik bagi anak anak,” papar Sudarno kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (21/10/2019).

Baca Juga :  Bersama Mbak Luluk, Darmadi Tokoh Pertanian asal Karanganyar Ungkap Temuan Spektakuler Cara Tanam Bawang Merah Bukan Lewat Umbi. Mbak Luluk Siap Bantu Pengembangan

Sudarno menguraikan megiatan workshop dilakukan dengan tujuan untuk memberikan edukasi kepada anak bagaimana proses membatik.

Pentas ketoprak. Foto/Wardoyo

Hal itu dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa peduli terhadap kain batik yang keberadaannya sudah diakui oleh dunia.

“Sebagai sebuah organisasi komunitas yang bergerak di bidang seni dan budaya, Sanggar Seni Putra Sukowati ingin selalu konsisten untuk mengadakan acara dan mengajak masyarakat untuk selalu peduli terhadap seni dan budaya Indonesia,” tukasnya. Wardoyo