loading...
Tersangka kasus dugaan makar Eggi Sudjana usai salat Idul Fitri 1440 Hijriah di Rutan Polda Metro Jaya, Rabu (5/6/ 2019) / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Tersangka kasus makar, Eggi Sudjana diperiksa polisi sebagai saksi dalam kasus rencana pelemparan bom ketapel dalam upaya menggagalkan pelantikan presiden Jokowi di gedung MPR, Minggu (20/10/2019) lalu.

Hal itu dikatakan oleh Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono. Dia mengatakan, bom ketapel tersebut dilakukan oleh komplotan SH.

Komplotan itu berencana melempar bom dalam bentuk bola karet yang dilontarkan menggunakan ketapel ke gedung DPR-MPR RI saat pelantikan presiden berlangsung.

“Eggi Sudjana kita periksa sebagai saksi,” kata Argo di kantornya, Senin (21/10/ 2019).

Dalam kasus komplotan bom ketapel, polisi menangkap enam orang dan menetapkannya sebagai tersangka. Mereka adalah SH, E, FAB, RH, HRS dan PSM. Keenamnya merencanakan penggagalan pelantikan Jokowi-Maruf melalui grup Whatsapp yang dibuat SH.

Baca Juga :  Seminar Masyarakat Tanpa Riba di Bogor yang Diduga Jadi Lokasi Penyebaran Corona Diikuti 52 Peserta, 7 Peserta dari Bogor Negatif Corona

Menurut Argo, Eggi Sudjana termasuk salah satu anggota grup Whatsapp komplotan bom ketapel itu.

Salah satu tersangka, ujar Argo, pernah menghubungi Eggi Sudjana yang saat ini masih berstatus sebagai tersangka kasus makar terkait people power itu. Eggi Sudjana ditawari menjadi donatur.

“Mau buat bom nitrogen ini. Mau menyumbang tidak?” Tapi beliau (Eggi Sudjana) tidak merespon,” kata Argo.

Baca Juga :  Punya Istri Cantik, Oknum Polisi di Gresik Ini Malah Godain Mertuanya Berusia 50 Tahun, Ini Fakta dan Kronologinya

Argo mengatakan, penyidik telah menerima keterangan dari Eggi Sudjana. Polda akhirnya memutuskan Eggi Sudjana untuk dipulangkan ke rumahnya.

Selain Eggi Sudjana, Argo mengatakan ada lima saksi lain yang sudah diperiksa penyidik dalam kasus bom ketapel.

www.tempo.co