JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Polresta Solo Kerahkan 510 Personel Untuk Pengamanan Pelantikan Presiden

Polresta Surakarta mengerahkan 510 personel untuk mengamankan Kota Solo saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih Minggu (20/10/2019). Istimewa
loading...
Polresta Surakarta mengerahkan 510 personel untuk mengamankan Kota Solo saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih Minggu (20/10/2019). Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Polresta Surakarta mengerahkan 510 personel untuk mengamankan Kota Solo saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih Minggu (20/10/2019). Meskipun pelantikan dilakukan di Jakarta, namun pengamanan di Kota Solo tetap dikerahkan untuk menjaga kondusifitas.

“Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden berlangsung di Jakarta. Namun kami tetap melakukan upaya pengamanan wilayah. Untuk itu hari ini sebanyak 510 personel yang terlibat kita apelkan di sini. Apalagi sore nanti juga ada kunjungan VVIP ke Solo,” terang Kapolresta Solo, AKBP Ansy Rifai, Jumat (18/10/2019).

Menurut Kapolresta, 510 personel tersebut termasuk dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) bantuan dari Kepolisian Daerah Jawa Tengah untuk pengamanan wilayah selama berlangsungnya pelantikan. Serta termasuk pengamanan kediaman Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari.

Baca Juga :  Cegah Virus Corona, SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo Disemprot Disinfektan

“Sekalin itu karena ada kunjungan VVIP (Wapres RRT-red) juga maka untuk hari ini kita bagi sebagian pasukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban Kota Solo. Sehingga tamu VVIP merasa aman dan terkesan selama kunjungan di sini,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolresta membeberkan sampai saat ini belum ada ijin masuk untuk kegiatan lain yang mengundang aksi massa pada Minggu (20/10/2019) mendatang.

“Yang masuk baru ijin kegiatan nonton bareng pelantikan. Kami juga mengerahkan Satuan Intel untuk mengkondisikan sementara kegiatan yang mengerahkan massa dan berpotensi adanya gangguan Kamtibmas dipending dulu. Baru nanti diberi izin setelah tanggal 20 Oktober. Termasuk untuk konvoi-onvoi kendaraan sudah kami imbau kepada korlap-korlap parpol atau relawan agar tidak menggelar konvoi,” tukasnya. Triawati PP