loading...
Lilyana Natsir. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Mantan bintang bulutangkis ganda campuran Indonesia, Liliyana Natsir, membeberkan rahasia dan kunci sukses untuk menjadi atlet bulutangkis berprestasi.

Kiat itu ia beberkan ketika memberikan semangat bagi ratusan pebulutangkis cilik dari berbagai daerah yang mengikuti audisi beasiswa bulutangkis PB Djarum Solo Raya di GOR RM Said, Karanganyar, Minggu (27/10/2019) petang.

Ratusan talenta-talenta bulutangkis cilik yang datang dari berbagai daerah itu, sore itu mengikuti sesi talk show dengan Lilyana seusai babak screening.

Dari total 863 peserta, hanya 249 yang berhasil lolos ke babak berikutnya. Di tengah kegalauan dan kegagalan, Lilyana kemudian hadir memompa semangat mereka.

“Buat adik-adik semua, kita, saya, Kak Kevin, Kak Tontowi, atau senior-senior yang lain, kita bisa sampai di titik seperti sekarang pasti sebelumnya pernah merasakan gagal dan kalah. Itu semua sudah kita alami. Menang atau kalah itu biasa, yang penting kita jangan putus asa. Kalau gagal, berarti latihan kurang keras, kurang disiplin, atau kondisi kurang bisa dijaga. Tolong diikuti semua program pelatih,” seru Lilyana dari atas panggung di depan GOR RM Said.

Baca Juga :  Gegara Wabah Corona, Pemakaman Ibunda Jokowi Tak Boleh Dihadiri Warga. Para Pejabat Hanya Boleh Melihat dari Luar Cungkup
Lilyana Natsir saat berselfie bersama ratusan peserta audisi beasiswa bulutangkis PB Djarum di GOR RM Said Karanganyar, Minggu (27/10/2019) petang. Foto/Istimewa

Lilyana menggambarkan bahwa kesuksesan yang diraihnya, Kevin Sanjaya dan pebulutangkis lainnya, tak hadir dengan instan.

Ia menyebut Kevin Sanjaya yang kini merajai ganda putra dunia, juga pernah mengalami kegagalan di audisi pertamanya.

Baru di audisi kedua, Kevin bisa lolos dan diterima PB Djarum. Karenanya, Lilyana yang akrab disapa Butet itu berpesan agar yang belum lolos tidak kecewa berlarut-larut.

“Tapi harus dan wajib latihan lagi. Dan siapa tahu, adik-adik dari Solo Raya ini bisa meneruskan prestasi kakak-kakaknya,” teriaknya disambut “amin” oleh anak-anak yang menyaksikan talkshow.

Butet kemudian menanggapi pertanyaan orangtua tentang membangkitkan gairah anak untuk bermain bulutangkis. Mendapat pertanyaan itu, ia menjawab bahwa yang terpenting bagi orangtua adalah memberikan pengertian kepada anak dan memotivasi jika mereka memang memiliki bakat bulutangkis tanpa ada paksaan.

Baca Juga :  Mayat Perempuan Misterius Mengambang di Sungai Jongkang Tasikmadu Karanganyar. Kondisinya Mengenaskan dan Jasad Nyaris Rusak

“Olahraga ini nggak bisa karena paksaan. Motivasi harus dari anak itu sendiri. Motivasi anak itu bisa bermula dari si anak melihat idola-idola bulutangkis mereka, lalu mereka punya target untuk seperti idola-idola mereka itu,” tuturnya. Wardoyo