loading...
Ilustrasi/tempo.co

JAKARTA, Joglosemarnes.com – Main handphone di dalam gelap ternyata memiliki risiko untuk mata.

Seorang laki-laki dengan nama marga Wang dari Xian, provinsi Shaanxi, Cina, mengalami kebutaan sementara setelah bermain video games lewat ponselnya dalam kondisi gelap.

Pada Selasa ( 22/10/2019), dokter Lei Tao mendiagnosa Wang mengalami sebuah serangan stroke mata atau yang disebut retinal artery occlusion.

Stroke mata yang dialami Wang diakibatkan adanya sebuah gumpalan atau penyempitan pembuluh darah di retina, yang mengirimkan sinyal ke otak.

Dokter menyebut kondisi ini bisa mengarah ke kebutaan permanen jika tidak segera ditangani dengan baik.

Dikutip dari asiaone.com, Sabtu, 26 Oktober 2019, Wang mengaku sering bermain video games lewat ponselnya ketika dia mau tidur. Kebiasaannya ini sebenarnya telah mengganggu istrinya.

Baca Juga :  Masker Hanya Satu Ukuran, Lantas Apa Anak Perlu Memakainya?

“Saya suka bermain video games, namun istri saya suka melarang saya menggunakannya pada malam hari karena sinar ponsel terlalu terang ketika lampu dimatikan,” kata Wang.

Dalam pemberitaan media lokal, tidak dijelaskan rinci apakah Wang kehilangan pandangan pada salah satu matanya atau kedua matanya.

Dokter Lei mengatakan sekitar 20 persen pasien yang datang padanya, mengalami penurunan pandangan setelah terlalu lama berinteraksi dengan ponsel mereka. Banyak dari mereka adalah anak muda.

“Penyumbatan arteri di retina secara mendadak dan serius bisa mengarah ke kebutaan. Kami secara umum menyebutnya sebuah stroke mata,” kata Lei.

Menurut Lei, rata-rata pasiennya yang mengalami kondisi ini terus meningkat dan ada kecenderungan para korbannya adalah anak muda.

Baca Juga :  Selain Work From Home dan Social Distancing Olahraga Juga Penting, Bisa Tingkatkan Imun Tubuh

Angka rata-rata kebutaan permanen juga meningkat yang bisa berdampak pada kualitas hidup pasien dan kontribusinya pada masyarakat.

Lei memperingatkan penggunaan yang berlebihan barang elektonik bisa mengarah pada kehilangan penglihatan secara tiba-tiba.

Penggunaan ponsel dan barang elektronik lainnya yang telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari kalangan muda, bisa memicu terjadinya serangan stroke mata karena memberikan tekanan berlebihan pada mata.

www.tempo.co