Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan saat memimpin konferensi pers. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Polres Sragen mengisyaratkan sudah menaikkan satu lagi kasus dugaan korupsi yang melibatkan mantan kepala desa (Kades) dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan. Satu kasus itu menyangkut pungutan liar dalam seleksi perangkat desa (Perdes).

Kasus yang terjadi di Desa Trobayan, Kecamatan Kalijambe itu dalam waktu dekat bahkan segera dilakukan penetapan tersangka. Jumlah tersangkanya diisyaratkan dua orang.

Hal itu disampaikan Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan didampingi Kasat Reskrim AKP Supardi dan mantan Kasat Reskrim sebelumnya, AKP Harno saat ditemui di Mapolres Sragen.

Baca Juga :  Rekaman Lensa Serunya Duel Meet Para Petinju Sragen VS Ngawi Binaan Pertina. Mendebarkan!

“Untuk kasus Trobayan sudah naik (ke penyidikan). Segera akan dilakukan penetapan tersangka. Kemarin saya sudah terima laporan Sprindik-nya. Sudah kok, sudah lanjut penyidikan,” papar Kapolres belum lama ini.

Advertisement

Kapolres mengisyaratkan jumlah tersangka dalam kasus ini diperkirakan dua orang. Yakni mantan Kades dan satu orang lagi.

Ia menegaskan peningkatan status ke penyidikan itu sebagai wujud komitmennya untuk memproses semua laporan setelah Pilkades selesai.

Baca Juga :  Update Covid-19 Sragen Hari Ini, Tambah 16 Kasus Positif Baru, 34 Tunggu Hasil dan 15 Warga Isolasi Mandiri

“Janji saya setelah Pilkades kelar, kan satu persatu kita mulai. Ini sudah ada tiga yang kita naikkan. Alsintan, Jurangjero dan Trobayan. Sudah naik sidik semua,” jelasnya.

AKP Harno menambahkan untuk kasus korupsi seleksi Perdes di Trobayan memang sudah naik penyidikan. Calon tersangkanya diisyaratkan memang ada dua orang.

Halaman:  
« 1 2 Selanjutnya › » Semua