loading...
Dandim 0725/Srg, Letkol Luluk Setyanto saat meresmikan TMMD Sengkuyung III. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM  TMMD Sengkuyung Tahap III dibuka di lapangan Desa Srawung, Kecamatan Gesi, Sragen. TMMD kali ini diprioritaskan untuk pengentasa kemiskinan dan pengangguran.

Bertindak sebagai Inspektur upacara Wakil Bupati Sragen, Dedy Endriyatno, sedangkan Komandan upacara Kapten Inf Suwandi.

“Program TMMD inilah bagian dari cara merawat dan mengikat kebersamaan serta kegotong royongan untuk mengatasi persoalan-persoalan kebangsaan kita hari ini. Karena mengatasi kemiskinan dan pengangguran, mewujudkan daulat pangan dan energi, memenuhi kebutuhan dasar masyarakat secara baik, memberantas narkoba, memperkuat semangat nasionalisme dan patriotisme, tidak mungkin hanya mengandalkan peran Pemerintah Pusat saja, TNI/Polri saja, atau Pemerintah Daerah saja,” kata Wabup, membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah.

TMMD secara resmi dibuka Wabup, Selasa (1/10/2019), didampingi Dandim 0271/Sragen bersama Wakapolres Sragen Kompol Saprodin, Kepala Kejaksaan Negeri Sragen Syarief Sulaiman, Kepala Pengadilan Negeri Sragen Ahmad Yasin dan sejumlah pejabat lainnya.

Baca Juga :  Bangkitkan Psikis Warga, Pemdes Wonorejo Sragen Gandeng Perangkat dan Karang Taruna Terjun Sosialisasi ke Warga dan Gelar Penyemprotan Desinfektan 16 RT

“Semua mesti keroyokan, dan semua mesti bersinergi serta bekerjasama bersama rakyat untuk menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut,” tambahnya.

Dikatakan, sinergitas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta Pemerintah Pusat dan Daerah melalui TMMD seperti inilah menjadi suatu kekuatan luar biasa untuk memajukan desa, menggali dan mendayagunakan potensi serta mengatasi berbagai isu/persoalan terkini dengan solusi.

Untuk itulah, saat ini pemerintah sedang dan terus melakukan peningkatan sinergitas dan harmonisasi program pengurangan kemiskinan dsn pengangguran berdimensi kewilayahan.Dengan pelibatan berbagai OPD dengan strategi pengurangan beban pengeluaran dan meningkatkan pendapatan masyarakat miskin.

“Kita berikan beasiswa bagi anak dari keluarga miskin,” ujarnya.

TMMD ini bakal membangun sasaran fisik berupa, Pokok Cor Jalan Sepanjang 1.069 M, Lebar 2.5 M. Tebal 12 Cm. RTLH dari UPTPK Sragen 5 Unit, dari Baznas 1 Unit, dari PT. Zain Putra Mandiri 1 Unit, dari PDAM Kab. Sragen 1 Unit serta Jamban Sehat dari PMI Sragen 5 Unit,  dari BAZNAS 2 Unit dan dari BKK Karangmalang 3 Unit.

Baca Juga :  Waspada Corona, 50 Perantau di Pengkol Sragen Dipantau dan Diminta Isolasi Mandiri. Semua Ketua RT Dikerahkan Lakukan Penyemprotan, Desinfektannya Diproduksi Tim PKK Sendiri

Sementara sasaran non fisik meliputi penyuluhan tentang Bin Kamtibmas Dan Bahaya Narkoba, Antisipasi Kegiatan Terorisme, Empat Konsensus Dasar Berbangsa, Peternakan Dan Perikanan, Pertanian Dan Perkebunan, Sosialisasi Sertifikat Tanah Dan PKK, Kesehatan Lingkungan serta Bintal /Rohani. Wardoyo