loading...
Loading...
Tersangka penyebar video pornografi saat tampil di ILC TV One. Pos Kupang- Tribunnews.com

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM– Sejumlah anggota DPRD Karanganyar mengulirkan gagasan membentuk forum diskusi lintas sektoral untuk mengatasi berbagai persoalan yang terjadi masyarakat.  Forum diskusi ini nantinya, akan memberikan rekomendasi berupa penyelesaian berbagai masalah yang ada di masyarakat layaknya acara diskusi Indonesian Laywers Club (ILC) yang ditayangkan di TVone.

Ketua Fraksi PKS, Samsul Bahri mengatakan, forum diskusi ini nantinya, tidak sebatas membahas persoalan, akan tetapi memberikan solusi.

Di sisi lain, forum diskusi ini juga untuk meminimalisir berbagai kegiatan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di masyarakat.

“Banyak persoalan yang terjadi di masyarakat dan ini menjadi kegelisahan kita bersama. Kegelisahan kita ini akan terwadahi lebih baik dalam bentuk forum diskusi. Ya seperti ILC-nya Karanganyar,” paparnya kepada wartawan, Selasa (01/10/2019).

Baca Juga :  Saat Kapolres Karanganyar Dibuat Miris Lihat Sampah Softex Bekas Hingga Kasur Dibuang ke Sungai

Dijelaskannya, rakyat perlu membentuk gerakan untuk menegosiasikan kembali kepentingan rakyat. Usaha tersebut, jelasnya  dapat dimulai dari berdiskusi bersama melalui sebuah forum yang melibatkan semua pihak.

Sementara itu, pegiat sosial kemasyarakatan yang tergabung dalam komunitas Masyarakat Handarbeni Karanganyar (Mahaka), Kiswadi Agus, menyambut baik rencana pembentukan forum diskusi ini.

Menurut Agus, selama ini, forum diskusi yang ada, hanya sebagai sarana untuk kepentingan orang tertentu saja dan tidak sepenuhnya memberikan solusi atas berbagai persoalan yang ada.

Baca Juga :  Cegah Sengketa, Bupati Karanganyar Ingatkan Pengelola Masjid Segera Urus SK IMB. Ada 144 Masjid yang Sudah Kantongi IMB 

“Ini penting untuk menampung berbagai persoalan, kita diskuasikan dan kita cari akar masalah, dan apa solusi yang kita berikan. Hanya saja saya berharap, jangan sampai nantinya forum diskusi ini  dijadikan alat untuk kepentingan tertentu, dengan mengatasnamakan rakyat,” ujarnya. Wardoyo

Loading...