JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Wakapolda Jateng Serukan Semua Anggota dan Keluarganya Lebih Bijak Dalam Bermedia Sosial. Diminta Tak Terpengaruh Hoax 

Foto/Humas Polda

IMG 20191014 WA0019 750x375
Foto/Humas Polda

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM Wakapolda Jateng Brigjen Pol Drs. Ahmad Luthfi menekankan kepada seluruh personel Polda Jateng dan keluarga agar bijak bermedia sosial.

Hal ini disampaikan oleh Wakapolda Jateng saat memimpin apel pagi di halaman Mapolda yang diikuti seluruh personel Mapolda Jateng, Senin (14/10/2019).

Imbauan itu disampaikan menyusul kasus ujaran kebencian di media sosial yang melibatkan anggota personel di korps lain.

Turut hadir Pejabat Utama Polda Jateng, perwira menengah, Perwira pertama, Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil Mapolda Jateng.

Baca Juga :  Kapolda Jateng Launching Program Orang Tua Asuh Mahasiswa dan Pelajar asal Papua. Orangtuanya Diminta Tak Usah Khawatir Mikirin Anaknya di Jawa Tengah!

Apel pagi yang merupakan kegiatan rutin ini diawali pengucapan Tribrata, Catur Prasetya dan Panca Prasetya Korpri sebagai pedoman serta tata kerja bagi anggota Polri maupun ASN dilingkungan Polri.

Dalam amanatnya Wakapolda Jateng mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel Polda Jateng yang telah berperan dalam suksesnya launching aplikasi pelayananan terintegrasi berbasis online Jogo Wargo Jogo Negoro.

“Terima kasih atas terlaksananya launching Jogo Wargo berjalan lancar diharapkan terus beroperasi selamanya untuk mempermudah akses pelayanan kepada masyarakat, ” ungkap  Wakapolda Jateng dilansir tribratanews Polda Jateng.

Baca Juga :  Siap Penuhi Kebutuhan Gas Bumi Jawa Tengah, PGN Finalisasi  Pembangunan Interkoneksi Pipa Gresem - Kalija

Wakapolda Jateng Brigjen Pol Ahmad Luthfi dalam kesempatan apel pagi ini juga kembali mengingatkan kepada seluruh personel Polri untuk bijak dalam bermedia sosial.

“Terkait media sosial anggota Polri dan keluarga harus bijak dalam bermedsos. Beri penjelasan kepada keluarga dalam menggunakan medsos jangan sampai membuat ujaran-ujaran yang tidak sepantasnya dilakukan karena Polri harus netral dan profesional, ” imbuh Wakapolda. JSnews