JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

25 Orang Ikuti Pelatihan Pengelolaan Sampah Plastik di Bank Sampah Gajah Putih Solo

Dok Bank Sampah Gajah Putih
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebanyak 25 orang anggota Bank Sampah se-wilayah Kelurahan Karangasem, Kota Solo  mengikuti pelatihan pemanfaatan sampah plastik di kantor Bank Sampah Gajah Putih,   RT 03/RW 09, Kelurahan Karangasem, Selasa (19/11/2019).

Dalam pelatihan yang berlangsung dari pukul 10.00 – 12.00 WIB tersebut, peserta belajar memanfaatkan sampah plastik untuk disulap menjadi berbagai vas tanaman hias.

Materi pelatihan diberikan oleh perwakilan Sie Lingkungan Hidup Kelurahan Karangasem, Mulhayani, Suswati dari pengurus Bank Sampah Uwuh Berkah Nusukan, serta Ketua RT 03, Sri Sudarini, SPd yang sekaligus sebagai pelenyenggara acara.

Baca Juga :  Ketahuan Mencuri, Ucok Kabur dan Nyemplung ke Sungai Jenes Solo, Sempat Jadi Bulan-bulanan Warga Sebelum Diamankan

“Hadir pula perwakilan dari Spek HAM memberikan pendampingan acara tersebut,” ujar Sri Sudarini, sebagaimana dikutip dalam rilisnya ke Joglosemarnews.

Dijelaskan, acara tersebut digelar dengan tujuan untuk menjalin silaturahmi antar pegiat bank sampah di wilayah Kelurahan Karangasem.

“Lebih dari itu, acara ini juga untuk menambah pengethuan cara mengelola  sampah untuk dibuat karya yang bernilai ekonomis. Juga untuk menambah keterampilan warga dalam memanfaatkan limbah plastik dengan baik,” ujarnya,

Baca Juga :  Uniba Solo Terus Bergolak, Mahasiswa dan Dosen Kembali Berdemo. Tuntut Ketua Dewan Pembina dan Kroni-Kroninya Out!

Harapannya, pengelolaan bank sampah tersebut dapat membantu meminimalisir pembuangan sampah plastik. Sehingga memberikan suasana lingkungan tetap bersih dan menambah pendapatan ibu-ibu di wilayah Karangasem.

“Kegiatan mengelola sampah menjadi berkah ini dapat dilakukan di sela-sela mengurus rumah tangga,” bebernya.

Sri Sudarini menambahkan, selain memanfaatkan sampah plasatik menjadi benda-benda kerajinan, sampah plastik kini sudah dapat diolah dengan menggunakan mesin pencacah di bank sampah Gajah Putih.

“Msih pencacah ini bantuan dari Pemkot lewat Dinas Lingkungan Hidup Kota Surakarda,” ungkapnya. suhamdani