JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Bantu Kursi Roda ke Penyandang Disabilitas, Bupati Karanganyar Minta Kebutuhan Didata. “Tak Golekke Tak Ragatane”! 

Foto/Wardoyo
Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Pemerintah Kabupaten Karanganyar memberikan bantuan pada para penyandang disabilitas berupa 50 kursi roda, alat bantu dengar, tongkat, dan kaki palsu.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Juliyatmono, kemarin. Dalam sambutannya bupati memberikan semangat dan motivasi bagi para penyandang disabilitas untuk tetap bersemangat.

Dan meminta agar apa yang menjadi keluhan dan kendala mereka bisa disampaikan pada pemerintah setempat.

“Saking semangatnya tak ajukan hari ini. Biar tambah semangat, tambah gembira dan nanti dari Propinsi di awal Desember juga akan melaksanakan acara serupa,” papar Juliyatmono, Rabu (27/11/2019) siang.

Baca Juga :  Selamat, 120 Kelompok Usaha di Karanganyar Dapat Gelontoran Bantuan Rp 20 Jutaan. Kadinas Pesan Jangan Disalahgunakan!

Kepada para penyandang disabilitas yang hadir, Juliyatmono menegaskan pemerintah hadir untuk semua lapisan masyarakat dan tidak membedakan, termasuk para penyandang disabilitas.

“Pemerintah hadir untuk semua, dan kita juga bangun fasilitas gedung pemerintahan yang ramah dan nyaman bagi para difabel,” lanjut Juliyatmono.

Termasuk untuk membantu bagi para penyandang disabilitas jika belum memiliki alat bantu dengar, alat bantu jalan berupa tongkat, kursi roda juga kaki palsu bisa datang ke Kantor Dinas Sosial Karanganyar untuk didata apa yang menjadi kebutuhannya.

Baca Juga :  Menohok, Pernyataan Bakal Cawabup Wiwoho Ingatkan Pola Intervensi dan Menekan PNS dan Kades Justru Akan Berdampak Sikap Apatis Dari Rakyat!

“Tak golekke, tak ragatane tak siapke, jadi jangan ada yang merasa tidak diperhatikan oleh pemerintah. Justru pemerintah benar-benar membantu,” tandas Juliyatmono.

Juliyatmono menyebut kehadiran pemerintah adalah melayani masyarakat. Tidak memarahi dan juga tidak menghambat. Justru apa yang menjadi kebutuhannya (disabilitas) akan dibantu, tinggal datang ke kantor Dinsos.

“Semua akan di fasilitasi termasuk lapangan usaha. Bagi mereka yang sudah memiliki usaha namun kekurangan alat, bisa sampaikan ke Dinsos,” pesan Juliyatmono. Wardoyo