JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Dampak Bom Bunuh Diri, Semua Pengunjung di Polres Karanganyar  Digeledah Tim Khusus. Tamu Berjaket Tertentu Jadi Prioritas! 

Tim khusus Polres Karanganyar saat menggeledah dan memeriksa tamu di pintu gerbang masuk Polres setempat, Jumat (15/11/2019). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Tim khusus Polres Karanganyar saat menggeledah dan memeriksa tamu di pintu gerbang masuk Polres setempat, Jumat (15/11/2019). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Insiden bom bunuh diri yang mengguncang Polrestabes Medan kemarin membuat Polres Karanganyar langsung bereaksi.

Tak ingin kejadian serupa terjadi di Karanganyar, Polres setempat langsung sigap meningkatkan pengamanan dan antisipasi terhadap semua pengunjung yang masuk ke Polres.

Pengamanan dilakukan dengan menempatkan tim khusus bersiaga di pintu masuk dari depan maupun di belakang. Tak hanya itu, semua tamu pengunjung juga digeledah dan diperiksa oleh tim khusus.

“Semua tamu yang masuk ke Polres kita periksa baik yang mengendarai mobil maupun motor. Kita periksa joknya juga, barang bawaannya. Karena pelaku bom di Medan kemarin menggunakan jaket komunitas tertentu, tamu yang mengenakan jaket tertentu juga lebih kita awasi,” papar Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi melalui KBO Sabhara Polres Karanganyar Ipda Harjono, kepada wartawan, Jumat (15/11/2019).

Baca Juga :  Corona Kembali Mengancam, Sehari 4 Warga Karanganyar Positif Terpapar Covid-19. Total 45 Kasus Positif, 3 Meninggal Dunia

Harjono menguraikan langkah itu dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan dan antisipasi menyusul insiden bom bunuh diri di Polrestabes Medan yang dilakukan tamu dengan jaket komunitas tertentu.

Pengetatan pemeriksaan dilakukan untuk menghindari adanya barang bawaan yang melanggar aturan. Tak hanya di Polres, prosedur pemeriksaan dan peningkatan pengamanan itu juga diberlakukan ke semua Polsek.

Baca Juga :  Tak Hanya Sumbangkan Darah, Ini Wujud Polri Hadir dan Melayani Masyarakat Karanganyar Yang Membutuhkan!

“Sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Prosedur pengamanan dan peningkatan kewaspadaan ini akan terus kita lakukan sampai ke Polsek-Polsek,” terangnya.

Para personel dibekali jaket anti peluru dan senjata lengkap. Ia menegaskan

prosedur tersebut dilakukan menindaklanjuti instruksi pimpinan polri usai peristiwa teror bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan.

“Untuk layanan kepolisian seperti SKCK tetap berjalan dan tidak terganggu. Ini hanya upaya Polres untuk peningkatan kewaspadaan,” tandasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat senantiasa waspada. Jika ada orang yang mencurigakan di sekitarnya, sebaiknya segera melapor dan koordinasi dengan aparat terdekat. Wardoyo