JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Dipanggil Bergantian, Perwira TNI dan Polri Diminta Presiden Jokowi untuk Kawal Program Pemerintah

surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin saat Penyerahan DIPA dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2020 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (14/11/2019) / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pejabat TNI dan Polri agar mengawal program-program pemerintah.

Demikian dikatakan oleh Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Fadjroel Rachman.

Dikatakan, sejak pekan lalu Presiden Jokowi secara bergantian mengumpulkan para perwira tinggi Kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

“Menyampaikan agar TNI dan Polri menjaga bersama-sama agenda besar pembangunan yang dikerjakan pemerintahan Jokowi dan Ma’ruf Amin. Peningkatan SDM, pembangunan infrastruktur, penyederhanaan birokrasi, penyederhanaan regulasi, dan transformasi ekonomi,” katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (18/11/2019).

Baca Juga :  Update Corona Nasional Bertambah 2.277 Orang, Total Kasus Positif Covid-19 Menjadi 123.503 Orang

Sejak pukul 09.30 WIB, Jokowi bergantian memanggil perwira tinggi dari TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara. Kamis pekan lalu, Jokowi mengumpulkan perwira tinggi dari Kepolisian dan TNI Angkatan Darat.

Selain meminta mereka mengawal program pemerintah, kata Fadjroel, Jokowi ingin agar para perwira ini memegang teguh konsensus kebangsaan.

“Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, dan tetap membela merah putih,” ujarnya.

Baca Juga :  Mahfud MD Sebut Fahri Hamzah dan Fadli Zon Bakal Terima Bintang Tanda Jasa, Netizen Heboh

Sementara itu, menurut Fadjroel, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan terima kasihnya kepada pemerintah terkait dukungan untuk TNI.

“Terutama penyediaan alat-alat terkait keperluan militer, sosial, pasukan, sekaligus terima kasih untuk semua kemajuan yang diberikan untuk perkembangan personel TNI dan Polri,” katanya.

Meski bertemu dengan para perwira TNI, Fadjroel membantah pertemuan itu turut membahas soal calon wakil panglima TNI.

“Terkait dengan Wakil Panglima tidak ada pembahasan,” ucap dia.

www.tempo.co