JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Innalillahi, Motor Mogok di Atas Perlintasan, Santri Ponpes Muta’alimin Karanganyar Tewas Mengenaskan Tersambar Kereta Api 

Jasad santri yang tewas tersambar kereta api saat motornya mogok, Selasa (26/11/2019). Foto/Wardoyo
Jasad santri yang tewas tersambar kereta api saat motornya mogok, Selasa (26/11/2019). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Kecelakaan maut di perlintasan tanpa palang terjadi di Desa Pulosari, Kebakkramat, Karanganyar, Selasa (26/11/2019) petang.

Seorang pengendara motor tewas mengenaskan setelah digasak kereta api saat melintas di perlintasan. Korban tewas diketahui bernama Muhammad Muarif (15) warga Dukuh Karang Rowo, RT 08/RW 01, Desa Bandung Rejo, Kecamatan Ngawen, Blora.

Ia tewas mengenaskan, setelah sepeda motor yang dikendarainya mogok di perlintasan kereta.

Saat itu, korban yang menetap sementara di pondok pesantren Darul Muta’alimin, Pulosari, bersama rekannya, berniat menuju ke Grompol, Kecamatan Masaran Sragen.

Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi, melalui Wakapolsek Kebakramat, Iptu Darsito, mengatakan kecelakaan bermula ketika korban mengendarai sepeda motor Yamaha Alfa Nopol  AD 5441 KE, yang berboncengan dengan Muhammad Sholinnuha (16 ) yang merupakan santri  pondok pesantren Darul Muta’alimin melintas dari arah timur (pondok pesantren) menuju arah Grompol, Kecamatan Masaran, Sragen.

Baca Juga :  Menohok, Pernyataan Bakal Cawabup Wiwoho Ingatkan Pola Intervensi dan Menekan PNS dan Kades Justru Akan Berdampak Sikap Apatis Dari Rakyat!

Sesampainya di lokasi kejadian, tepatnya di perlintasan kereta api anpa palang pintu, sepeda motor yang dikendarai korban bersama temannya tersebut mogok.

Muhammad Sholinnuha lantas turun, sedangkan korban, masih berada di atas sepeda motor.

Ketika berupaya mendorong sepeda motor yang mogok di tengah perlintasan, secara bersamaan,  kereta api Sancaka jurusan Yogyakarta – Surabaya melintas dari arah Selatan.

Mengetahui ada kereta api yang melintas, Muhammad Sholinnuha langsung melompat.

Sedangkan korban Muhammad Muarif, yang saat itu masih berada di atas sepeda motor, tidak dapat menyelamatkan diri dan langsung tertabrak kereta api.

Baca Juga :  Hadiri Pengesahan Warga PSHT, Bupati Karanganyar Ingatkan Warga PSHT Jangan Mudah Diadu Domba!

Kapolsek menjelaskan mengetahui rekannya tertabrak kereta api, Muhamad Sholinnuha langsung memberitahu warga sekitar dan dilanjutkan melaporkan ke Polsek Kebakramat.

“Korban tewas ketika sepeda motor yang dikendarai bersama rekannya, mogok di perlintasan kereta api,” terang Kapolsek.

Aparat Kepolisian bersama Tim Inafis, Sat Lantas dan petugas dari Puskesmas Kebakramat yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi dan identifikasi terhadap korban.

“Dari hasil visum korban mengalami luka parah di bagian kepala. Jasad korban langsung dibawa ke rumah sakit umum daerah Karanganyar, sebelum diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Kapolsek. Wardoyo