JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Kades Sugihan Grobogan Tewas Saat Mesum di Mobil Bersama Wanita Selingkuhan. Ditemukan Celana Dalam Pak Kades dan Pil Obat Kuat di Dalam Mobil 

Foto/Humas Polda
Foto/Humas Polda

GROBOGAN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kejadian tragis menimpa Kades Sugihan, Kecamatan Toroh, Grobogan, Kaswadi (62). Kades paruh baya itu ditemukan meregang nyawa di mobilnya, Sabtu (16/11/2019) siang.

Tragisnya, Kades yang terpilih kembali untuk kali ketiga itu tewas saat hendak mesum dengan wanita yang diduga selingkuhannya.

Insiden itu terjadi di jalan raya Danyang-Kuwu, saat korban mengemudikan mobil Honda Mobilio bersama teman wanitanya berinisial DR.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sekitar pukul 11.30 WIB, korban yang mengemudikan mobil dengan nomor polisi H 8940 VO melintas di jalan tersebut menuju ke arah timur.

Sesampai di wilayah Desa Ngraji, Kecamatan Purwodadi, mobil tersebut terlihat menepi dan akhirnya berhenti di bahu jalan karena pengemudi merasa pusing dan lemas.

Tidak lama berselang, Kaswadi sempat ditolong warga yang lewat dan selanjutnya dilarikan ke klinik kesehatan di Desa Kandangan, Kecamatan Purwodadi yang berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian.

Namun, sesampai di klinik tersebut, korban dinyatakan sudah meninggal dunia. Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan pada pihak kepolisian guna pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :  Objek Wisata Watu Amben Berpotensi untuk Pengembangan Wisata Edukasi, Diyakini sebagai Cikal Bakal Desa Waru

Setelah menerima laporan, sejumlah anggota polisi langsung melakukan olah TKP. Kemudian, jenazah korban dibawa ke RSUD guna pemeriksaan lebih lanjut.

Paur Humas Polres Grobogan Aiptu Tedi Hernomo mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan tim medis, tidak ditemukan bekas kekerasan atau tanda penganiayaan pada tubuh korban. Diduga, korban meninggal akibat terkena serangan jantung.

“Dimungkinkan korban meninggal karena serangan jantung. Tidak ada tanda kekerasan yang ditemukan pada tubuh korban. Jenazah korban sudah kita serahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan. Dari pihak keluarga sudah menerimakan kejadian itu dan menolak untuk dilakukan autopsi,” paparnya dilansir Tribratanews Polda Jateng, Minggu (17/11/2019).

Sementara dari keterangan saksi, insiden itu bermula ketika Kaswadi mengajak DR untuk berkeliling kota dengan mengendarai mobil Honda Mobilio berpelat nomor H 8940 VO.

Mobil itu melaju sedang hingga akhirnya menepi di kawasan sepi di wilayah Desa Ngraji, Kecamatan Purwodadi.

Saat itu, keduanya diduga hendak berbuat mesum di dalam mobil yang terparkir di pinggir jalan.

Entah karena apa, Kaswadi mendadak sesak nafas dan mengeluh kesakitan.

Baca Juga :  Jumlah Kasus Covid-19 di Blora Bertambah 2, Jumlah Total 370 Kasus

DR yang saat itu panik kemudian keluar mobil dan meminta pertolongan warga setempat.

Saat dihampiri, nyawa Kaswadi sudah tak tertolong. Kaswadi ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam mobil.

Barang bukti yang ditemukan berupa celana dalam milik Kaswadi di dalam mobil, beberapa butir pil serta uang tunai jutaan rupiah.

Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Agus Supriyadi Siswanto menyampaikan, dari hasil keterangan yang dihimpun, Kaswadi diduga hendak melakukan perzinahan di dalam mobil.

Diperkuat dengan alat bukti yang ditemukan di lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan adanya unsur penganiayaan pada fisik Kaswadi.

“Dugaanya mengarah ke situ (mesum). Untuk beberapa pil yang ditemukan apakah obat kuat masih didalami. Korban sudah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan,” ujarnya, Minggu (17/11/2019).

Jasad Kaswadi kemudian dilarikan ke RSUD dr Soedjati Purwodadi untuk diperiksa lebih lanjut.

Dari hasil keterangan tim medis menyatakan bahwa Kaswadi meninggal dunia akibat serangan jantung.

“Dugaan meninggal dunia akibat serangan jantung,” terang dokter RSUD dr Soedjati Purwodadi, dr Sofyan Endi. JSnews