JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Pasca Bom Medan, Polisi Tangkap 71 Terduga Teroris

Polisi berjaga di depan rumah keluarga terduga pelaku aksi bom bunuh diri Mapolrestabes Medan, di Jalan Jangka, Gang Tenteram, Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11/2019) / tempo.co
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sejak kasus bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan beberapa waktu lalu, kini telah berhasil diringkus sebanyak 71 terduga teroris di berbagai wilayah.

Hal itu dikatakan oleh Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Mohammad Iqbal mengatakan, penangkapan 71 terduga teroris tersebut juga sebagai langkah antisipasi pengamanan menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru.

“Sudah kami tangkap 71 orang, lanjut penyidikan 68 orang. Meninggal dunia tiga orang,” ujar Iqbal di Gedung The Tribata Polri, Jakarta Selatan pada Selasa (19/11/2019).

Baca Juga :  Terdakwa Kasus Jiwasraya Reaktif Covid-19, Hakim dan Pengunjung Sidang Akan Jalani Rapid Test

Iqbal merinci, ke-71 terduga teroris itu terbagi lima orang di Pekanbaru, tiga orang di wilayah Jabodetabek, 11 orang di Jawa Barat, satu orang di Kalimantan, dua orang di Aceh, dua orang di Jawa Timur, lima orang di Banten, 11 orang di Jawa Tengah, dan 30 orang di Medan.

Baca Juga :  Pedagang Bakso Tewas Ditembak Perampok, Motor dan Bakso Dibawa Kabur

Seperti diketahui, sebuah ledakan keras terjadi di halaman dalam Markas Polrestabes Medan di Jalan HM Said Nomor 1 Medan dekat ruangan urusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Satuan Intelijen Keamanan dan Bagian Operasi (Bagop), Rabu (13/11/2019).

Ledakan itu diketahui sebagai bom bunuh diri yang dilakukan Rabbial Muslim Nasution. Polisi menangkap istri Rabbial berinisial DA. Ia diketahui menjalin komunikasi dengan seorang narapidana teroris di LP Tanjung Gusta Medan.

www.tempo.co