JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Pendaftar CPNS Sragen Diprediksi Capai 3.000 Orang. Hari Pertama Masih Nihil, BKPP Sebut Kemungkinan Pendaftar Bakal Ramai Mulai Hari Kedua 

Ilustrasi Peserta ujian CPNS Karanganyar saat antri melakukan registrasi sebelum mengikuti ujian CAT di GOR Diponegoro Sragen, Sabtu (10/11/2018). Foto/Wardoyo
Ilustrasi Peserta ujian CPNS Karanganyar saat antri melakukan registrasi sebelum mengikuti ujian CAT di GOR Diponegoro Sragen, Sabtu (10/11/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM  Pemkab Sragen memprediksi rekrutmen CPNS 2019 di Kabupaten Sragen bisa mencapai angka 3.000 orang. Selain jumlah formasi yang cukup banyak, prediksi pelamar itu juga didasarkan pada rekrutmen tahun lalu.

“Kalau berkaca pada tahun lalu, kami prediksi jumlah pendaftarnya bisa sampai 3.000. Karena tahun lalu sampai 2.800an,” papar Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Sragen, Sutrisna, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Rabu (13/11/2019).

Baca Juga :  Satu PNS Bappeda Sragen Positif Terpapar Covid-19, Semua Pegawai Satu Ruangan Pagi Ini Langsung Diswab Semua. Kepala Bappeda Pastikan Layanan Tetap Jalan!

Ia mengatakan untuk rekrutmen CPNS tahun 2019 ini, Kabupaten Sragen mendapat alokasi sebanyak 627 formasi. Terdiri dari formasi tenaga pendidikan atau guru, tenaga kesehatan dan tenaga administrasi teknis lain.

Menurutnya, pendaftaran peserta sudah dibuka tanggal 12 November dan akan ditutup 26 November 2019.

“Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online di website htpps://sscn.bkn.go.id. Bahkan verifikasi berkas pun kami lakukan secara online,” terangnya.

Baca Juga :  Bangkitkan IKM Batik di Masa Pandemi, Kementerian Perindustrian Gelontor Bantuan dan Bimtek 35 Perajin di Masaran Sragen. Direktur IKM Berharap Batik Sragen Makin Berkembang dan Dikenal!

Saat ditanya hari pertama pendaftaran, Selasa (12/11/2019), Sutrisna menyebut belum ada pelamar yang mendaftar.

Mengacu pengalaman, para pendaftar diperkirakan baru akan mendaftar mulai hari kedua atau ketiga dan seterusnya.

“Biasanya hari pertama itu masih pada menyiapkan berkas-berkas. Dari petugas kami juga memperkirakan akan mulai ramai pada hari kedua, ketiga dan seterusnya,” terangnya. Wardoyo