JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Pilot Garuda Gadungan Diringkus di Bandara Soekarno-Hatta, Sebelumnya Tipu Korban Rp 20 Juta

Bukti atribut pilot Garuda gadungan yang disita polisi dari Alvin Adithya, seorang penumpang, di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat 22 Maret 2019. Tempo.co/DOK POLRES BANDARA.

TANGERANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Polres Bandara Soekarno-Hatta menangkap seorang lelaki yang diduga pilot Garuda gadungan. Sebelum ditangkap, pria bernama Anggian Medy Alfathan itu sempat menipu korbannya Rp 20 juta dengan modus akan mencarikan pekerjaan.

“Tersangka AMA ditangkap diduga melakukan penipuan,” ujar Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bandara Soekarno-Hatta Ajun Komisaris Alexander Yuriko, Rabu (20/11/2019).

Anggian menyaru sebagai pilot Garuda di Bandara Soekarno-Hatta, dengan mengenakan seragam lengkap dan atribut pilot maskapai penerbangan itu. Pria berusia 23 tahun yang tinggal di Bekasi itu tertangkap setelah dilaporkan oleh Muhammad Naufal Nur Shiddiq karena curiga dengan gelagat pelaku.

Baca Juga :  Idrus Marham Bebas dari Penjara Setelah Jalani Vonis Selama 2 Tahun

“Korban meminta kepada tersangka untuk dipekerjakan sebagai pilot di perusahaan PT. Lion Group dengan membayar Rp 20 juta,” kata Alexander.

Penipuan oleh pilot gadungan ini diawali perkenalan antara Anggian dan Naufal pada 5 November lalu. Sejak perkenalan itu, keduanya melakukan komunikasi secara intens soal keinginan Naufal bekerja sebagai pilot di Lion Air.

Setelah melakukan komunikasi dan beberapa pertemuan selanjutnya pada 8 November 2019 sekitar pukul 10.00 Wib pelapor bertemu dengan terlapor di area perkantoran GSO Bandara Soekarno Hatta,

Baca Juga :  Bawaslu: 40 Balon Kepala Daerah Positif Covid-19, Tapi Nekat ke KPU

Pelapor menyerahkan dokumen untuk melamar pekerjaan dan mentransfer uang melalui ATM bank BCA ke Rekening Anggian Medy Alfathan sebesar Rp 20 juta. Transfer uang dilanjutkan dengan pertemuan pada 13 November 2019 sekitar pukul 14.00 untuk membuat surat perjanjian.

Karena curiga, Naufal menanyakan status kerja Anggian di PT Garuda Indonesia. “Korban mendapatkan informasi dari management PT. Garuda Indonesia tidak ada karyawan yang bernama tersebut,” kata Alexander.

Korban penipuan oleh pilot Garuda gadungan itu akhirnya melapor ke Polres Bandara Soekarno-Hatta.

www.tempo.co