JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Terbongkar, Ada Pendaftar CPNS Sragen Nekat Manipulasi Data. Pakai Foto Anak Kecil, Persyaratan Ijazah Tak Sesuai 

Ilustrasi Peserta ujian CPNS Karanganyar saat antri melakukan registrasi sebelum mengikuti ujian CAT di GOR Diponegoro Sragen, Sabtu (10/11/2018). Foto/Wardoyo
Ilustrasi Peserta ujian CPNS Karanganyar saat antri melakukan registrasi sebelum mengikuti ujian CAT di GOR Diponegoro Sragen, Sabtu (10/11/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Panitia pendaftaran CPNS Kabupaten Sragen tahun 2019 mengungkap ada pelamar yang terdeteksi memanipulasi data pendaftaran.

Pelamar tersebut nekat memalsukan foto dan data persyaratan yang didaftarkan. Indikasi manipulasi data itu diungkap Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sragen, Sutrisna Selasa (26/11/2019).

Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , ia mengatakan sejauh ini, panitia menemukan ada indikasi pendaftar yang nekat melakukan pemalsuan persyaratan dan data.

“Dia pakai foto anak kecil. Lalu datanya juga kelihatannya dipalsukan dan ijazahnya tak sesuai. Tapi tetap nekat mendaftar. Ada satu orang yang kita temukan,” paparnya.

Baca Juga :  Tragis, Ditunggu-Tunggu Hingga Petang, Kartini dan Anaknya Histeris Lihat Suaminya Sudah Tewas Tergeletak di Sawah Jurangjero Karangmalang Sragen

Namun, ia tidak merinci identitas detail pelamar yang memanipulasi data itu. Meski tetap bisa mendaftar, namun yang bersangkutan dipastikan akan dicoret dan akan tereliminasi saat nanti tahapan verifikasi berkas.

“Nanti kalau diverifikasi secara otomatis akan dinyatakan TMS atau tidak memenuhi syarat. Sementara baru satu orang yang kami temukan,” tukasnya.Sementara, hingga hari terakhir menjelang penutupan pendaftaran Selasa (26/11/2019) petang, jumlah pendaftar CPNS di Sragen menembus angka 9.600 lebih.

Baca Juga :  Ada Soal Dinilai Berbau Ajaran Komunisme, Dinas Pendidikan Sragen Akhirnya Tarik 11.000 Lebih Buku Modul PPKN SMP dari Siswa. Lembaran Halaman Kontroversial Langsung Diganti

Namun jumlah yang submit atau sudah mengunci pendaftaran mencapai 8.825 orang.

Menurutnya, angka yang sudah fix mendaftar adalah mereka yang sudah submit.

Tidak semua pelamar yang mengisi formulir akhirnya mendaftar atau submit pendaftaran. Sebab bisa jadi mereka yang belum submit itu memutuskan mencabut pendaftaran atau mendaftar ke formasi lain atau di lain daerah.

“Pendaftaran akan kita tutup nanti pukul 00.00 WIB malam ini,” terangnya. Wardoyo