loading...
Loading...
Joglosemarnews

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Berbeda dengan hari-hari biasanya, hari Rabu (6/11/2019) itu para siswa kelas 5 SD Kemasan 2 Surakarta tampak lebih antusias mengikuti pelajaran ekstrakurikuler jurnalistik.

Saat itu, anak-anak diajak untuk membuat film pendek yang berisi pesan-pesan untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Uniknya, film pendek tersebut diangkat dari salah satu cerpen siswa yang terpilih, berjudul Pasukan Semut.

Adegan tersebut melibatkan beberapa siswa dan guru sebagai pemeran utama, sementara siswa yang lain menjadi pemeran pembantu.

Shooting film pendek tersebut dilakukan oleh seorang motivator sekaligus yutuber, Albert Natalia.

Film pendek tersebut pada intinya menceritakan anak-anak yang sedang melakukan kerja bakti bersih-bersih lingkungan sekolah.

Lalu ada salah satu anak yang mengambil api dengan kertas dari warung pak Bon. Ia berlari ke arah tumpukan sampah yang disapu teman-temannya.

Kontan saja, aksi anak itu membuat teman-temannya takut dan bubar dan berlarian tak tentu arah. Anak tersebut kemudian membakar tumpukan sampah di depannya.

Baca Juga :  Pendaftaran SNMPTN 2020 Sudah Bisa Dilakukan Mulai Senin, 2 Desember

Tahu hal itu, guru kelas pun buru-buru menegurnya agar tidak membakar sampah. Sampah sebaiknya dibuang di tempat sampah yang telah disediakan.

“Wah, dengan kegiatan ini, anak-anak merasa senang. Mereka tergugah keberanian dan kreativitasnya,” ujar Sri Murwani SPd selaku guru kelas 5 SD Kemasan 2 Surakarta di sela-sela pengambilan gambar.

Guru ekstrakurikuler jurnalistik SD Kemasan 2, Didik Kartika mengatakan, meski hanya merupakan selingan dari materi jurnalistik, namun kegiatan tersebut cukup strategis di zaman milenial ini.

Terlebih, ujar Didik, belakangan muncul fenomena anak-anak cenderung lebih menyukai yutube ketimbang televisi.

“Jadi tak ada salahnya anak-anak kita kenalkan dengan kegiatan ini. Siapa tahu bisa merangsang kreativitas mereka. Anak jangan hanya menjadi ojek dengan menonton, tapi perlu dirangsang untuk ikut aktif berproses,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SD Kemasan 2 Surakarta, Sri Yanti, SPd sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Dia mengatakan, ekstrakurikuler jurnalistik memang menjadi unggulan di sekolah tersebut.

“Terima kasih. Sungguh di luar dugaan, anak-anak mendapat pengalaman yang sangat berharga seperti ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Ratusan Siswa SD Marsudirini Surakarta Ceria Belajar Jurnalistik dan Menulis Cerpen

Saking antusiasnya, beberapa anak sempat nyeletuk minta agar pulangnya diperpanjang sampai pukul 16.00 WIB dari seharusnya pukul 15.00 WIB.

Kegiatan itupun sempat membuat anak-anak kelas 6 merasa iri, karena semasa kelas 5, mereka tidak mendapatkan pengalaman serupa untuk mata pelajaran yang sama.

Albert Natalia sendiri mengaku mendapat pengalaman menyenangkan bersama anak-anak. Dalam waktu yang sangat terbatas, mereka bisa menyelesaikan pengambilan gambar dengan baik.

“Padahal ini spontan. Anak-anak ini tanpa persiapan sama sekali. Untungnya mereka mudah diarahkan,” ujar Albert. suhamdani

Loading...