JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

19 Napi Nasrani di Lapas Sragen Terima Remisi. Salah Satunya Pengusaha Tajir Pemberondong Tembakan ke Kantor Pengadilan Agama

728
Para napi penerima remisi Natal di Lapas Sragen. Salah satunya pengusaha tajir Surianto. Foto/Wardoyo
loading...
Para napi penerima remisi Natal di Lapas Sragen. Salah satunya pengusaha tajir Surianto. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Sebanyak 19 narapidana Lapas Sragen mendapat berkah remisi hari raya Natal 2019. Dari deretan nama peraih remisi, ada nama Surianto, pengusaha tajir yang tersandung kasus koboi memberondong tembakan kantor Pengadilan Agama (PA) Sragen.

Remisi Natal diserahkan melalui upacara simbolis di Lapas Sragen bersamaan momen perayaan Natal, Rabu (25/12/2019). Upacara penyerahan remisi dipimpin Kasi Binadik Lapas Sragen, Agung Hascahyo mewakili Kalapas Yosef Yembise.

Agung mengatakan untuk remisi Natal tahun ini, ada 19 napi beragama nasrani di Lapas Sragen yang menerima remisi. Mereka menerima remisi RK 1 yakni pengurangan masa hukuman 15 hari dan satu bulan.

Baca Juga :  Tak Main-Main, DPRD Sragen Relakan Jatah Anggaran Rp 5,1 Miliar Dialihkan Demi Membantu Penanganan Wabah Covid-19. Tujuh Agenda Kunker dan Pelatihan Dipangkas Separuh Lebih

“Rinciannya 15 napi menerima remisi RK 1 selama satu bulan dan 4 napi menerima remisi RK 1 selama 15 hari,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , usai penyerahan remisi.

Dalam upacara penyerahan remisi, dibacakan amanat dan pesan agar para warga binaan senantiasa memperbaiki diri dan ikut serta membangun di dalam masyarakat.

Penyerahan remisi natal. Foto/Wardoyo

Di kesempatan itu, Agung juga menyelipkan pesan agar hidup sebagai sahabat bagi semua orang. Kemudian tetap pertahankan menjaga sebagai pribadi yang beriman.

Sementara dari daftar 19 napi yang menerima remisi, mayoritas adalah napi narkotika. Namun ada beberapa di antaranya napi pidana umum. Salah satunya Tan Surianto, pengusaha tajir asal Sambirejo yang terjerat kasus penembakan kantor PA Sragen.

Baca Juga :  Kabar Duka, Satu Lagi Pasien PDP Corona Sragen Meninggal Dunia. Berasal Dari Kecamatan Ngrampal, Meninggal di RSUD Sragen

Surianto dijebloskan ke penjara usai menebar teror dengan memberondong tembakan mengenai kaca depan kantor PA. Aksi itu dilakukan lantaran ia kecewa dengan putusan hakim perceraiannya terutama soal pembagian harta gono gini. Wardoyo