loading...
Loading...
narkoba
ilustrasi

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Tim Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Kabupaten Karanganyar mewaspadai peredaran narkoba di lima kecamatan paling rawan.

Hal itu terungkap dalam sosialisasi bahaya narkoba dan deklarasi relawan anti narkoba di pelataran Alun-alun Karanganyar akhir pekan kemarin.

Ketua Pelaksanaan Harian P4GN Karanganyar, Agus Cipto Waluyo mengatakan, tema hari anti narkoba internasional tahun ini milenial sehat tanpa narkoba menuju Indonesia emas, jadi sasarannya pelajar dan mahasiswa.

Narkoba meniko pun mboten sah perlu dirembug karena mematikan, membunuh jiwa yang sehat. Nyuwun tulung sing rawuh, membantu agar penyebaran narkoba tidak meluas,” katanya memberikan sambutan.

Ia menghimbau kepada para pelajar supaya mewaspadai titik-titik rawan peredaran dan transaksi narkoba di lingkungan sekitaran sekolahan.

Baca Juga :  Cerita Jembatan Dungiri di Desa Bolong Karanganyar Yang Menjadi Mimpi Banyak Warga

Kemudian beberapa wilayah di Karanganyar juga diwaspadai karena rawan menjadi pintu masuk peredaran narkoba.

Seperti Gondangrejo, Palur, Colomadu, Kebakkramat, dan Jaten.

“Nyuwun tulung juga bapak-bapak yang rawuh menginformasikan bahayanya narkoba,” tuturnya.

Agus menyampaikan melalui P4GN diharapkan dapat melakukan pencegahan atau langkah preventif dengan memsosialisasikan bahaya narkoba kepada senegap elemen.

“Sasarannya semua, baik itu pelajar, mahasiswa, pegawai, dan masyarakat umum. Itu dilakukan sampai sampai ke tingkat desa. Karena peredaran narkoba sekarang tidak hanya di kota tapi juga di desa,” katanya.

Sementara Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar yang juga sekaligus Dewan pembina P4GN Kab. Karanganyar hadir bersama dengan segenap Forkompida lengkap.

Baca Juga :  Buntut Penebangan Membabi Buta di Hutan Gunung Lawu, Polres Karanganyar Langsung Amankan Backhoe dan Pasang Garis Polisi

Bupati dengan sangat lantang menyerukan kepada generasi millenial di Karanganyar untuk menjauhi barang haram yang bisa merusak generasi bangsa itu.

“ Aku emoh narkoba,” tegasnya. Wardoyo

Loading...