JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Bukit Ngledok Membahayakan, BPBD Jateng Sarankan 14 Warga 3 KK di Ngargoyoso Karanganyar Pindah Domisili

Kondisi bukit di Nglegok, Ngargoyoso, Karanganyar yang longsor dan menimpa rumah warga, Senin (23/12/2019). Foto/Wardoyo

IMG 20191223 WA0052
Kondisi bukit di Nglegok, Ngargoyoso, Karanganyar yang longsor dan menimpa rumah warga, Senin (23/12/2019). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah, merekomendasi kepada Pemkab Karanganyar untuk merelokasi 14 warga dari 3 kepala keluarga korban longsor yang terjadi di Dusun Dederan, RT 002/ RW 005, Ngledok, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar Senin (23/12) lalu.

Relokasi harus dilakukan lantaran kondisi tanah di tempat tinggal 3 kepala keluarga tersebut memiliki struktur yang labil.

Sekretaris BPBD Kranganyar, Hendro Prayitno mengatakan berdasarkan arahan dari BPBD Jawa Tengah, BPBD Karanganyar diminta segera mendatangkan ahli geologi untuk memeriksa struktur tanah di lokasi  longsor.

Pemeriksaan struktur tanah ini dilakukan, untuk mengantisipasi  potensi longsor susulan yang akan  berdampak lebih luas lagi.

Baca Juga :  Kadung Diharapkan, Santunan Kematian Rp 15 Juta Per Pasien Covid-19 yang Meninggal Ternyata Sudah Disetop dari Pusat. Harapan 119 Keluarga di Karanganyar Terpaksa Kandas

“Berdasarkan arahan dari BPBD Jawa Tengah, ketiga kepala keluarga tersebut segera direlokasi ke lokasi yang lebih aman,” ujar Hedro kepada wartawan, Sabtu (28/12/2019).

Hendro menambahkkan, longsor yang terjadi yang mengakibatkan kerusakan rumah warga tersebut, disebabkkan karena saluran drainase yang menuju sawah dialirkan ke pemukiman.

Untuk tindakan pencegahan, DPUPR Karanganyar menangani kerusakan dan mengarahkan kembali saluran drainase menuju ke  area persawahan.

Terpisah, sekretaris daerah (Sekda) Karanganayar, Sutarno, ketika dihubungi mengatakan, segera menindaklanjuti rekomendasi dari BPBD Jawa Tengah tersebut dengan memanfaatkan tanah kas desa bagi para korban tanah longsor.

Baca Juga :  Sidang ke-5, Jaksa Tuntut Terdakwa  Agus Bereng 1,5 Bulan Potong Masa Tahanan

“Tentu kita akan menindaklanjuti rekomendasi dari BPBD Jawa Tengah tersebut, dengan memanfaatkan tanah kas desa,” terangnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, hujan deras yang disertai dengan angin kencang yang melanda kecamatan Ngargoyoso, Senin (23/12/2019) dinihari, mengakibatkan tebing setinggi lebih dari tiga meter, longsor dan menimpa bagian belakang rumah milik Nur Kholif, warga  Dusun Dederan Rt 02, Rw 05, Desa Nglegok Kecamatan Ngargoyoso, serta keluarga Darmi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.Wardoyo