JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Disidang Hakim, Penjual Miras di Tangen Sragen Dijatuhi Hukuman Denda Rp 3 Juta. Para Penjual Miras Diminta Segera Tobat 

Sidang tipiring pelanggaran penjualan miras di PN Sragen. Foto/Wardoyo
Sidang tipiring pelanggaran penjualan miras di PN Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Seorang penjual miras di wilayah kecamatan Tangen berinisial S (55) dijatuhi hukuman membayar denda sebesar Rp 3 juta.

Denda itu dijatuhkan dalam sidang tindak pidana ringan (Tipiring) kasus penjualan miras tanpa izin yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Sragen, kemarin.

Dalam sidang itu, hakim memutuskan  terdakwa S terbukti melakukan penjualan minuman keras yang  melanggar aturan Perda Miras. Atas pelanggaran itu, terdakwa akhirnya divonis membayar denda sebesar Rp 3 juta dan admistrasi lainnya.

Baca Juga :  Tambah 6 Lagi, Kasus Covid-19 Sragen Melonjak Jadi 433 Kasus Positif Hari Ini. Tiga Orang dari Gemolong, Dua Orang Dirawat di Rumah Sakit, Total Sudah 59 Meninggal Dunia

Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kapolsek Tangen, Iptu Zaini mengatakan terdakwa S memang dijatuhi vonis denda sebesar Rp 3 juta atas pelanggaran menjual miras tanpa izin.

Menurutnya, terdakwa didapati ketika tim melakukan penggeledahan di rumah terdakwa di Tangen yang menyimpan miras.

“Ini sebagai komitmen Polsek tangen dalam memberantas peredaran minuman beralkohol yang punya potensi merusak generasi muda,” papar Iptu Zaini.

Baca Juga :  Bangkitkan IKM Batik di Masa Pandemi, Kementerian Perindustrian Gelontor Bantuan dan Bimtek 35 Perajin di Masaran Sragen. Direktur IKM Berharap Batik Sragen Makin Berkembang dan Dikenal!

Ia berharap putusan denda itu diharapkan bisa menjadi syok terapi bagi para pengedar minuman keras lain yang dimungkinkan masih nekat dan belum tersentuh hukum.

“Harapan kami para penjual miras tersebut segera bertobat dan tidak lagi menjual minuman minuman beralkohol yang berpotensi merusak generasi muda,” paparnya. Wardoyo