JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Heboh Ular Cobra Dilaporkan Mulai Rambah Sragen. Anakan Cobra Disebut Muncul di Dawungan dan Jirapan Masaran

Equatorial spitting cobra - Flickr.com
Equatorial spitting cobra – Flickr.com

SRAGEN,JOGLOSEMARNEWS.COM Teror kemunculan anak ular cobra mulai merambah Sragen. Kemunculan anak ular cobra mulai ditemukan di Desa Dawungan, Kecamatan Masaran, Sragen.

Kabar kemunculan anak cobra itu juga sudah ramai dan menjadi perbincangan di media sosial Sragen sejak dua hari terakhir.

Hal itu dibenarkan pihak Posko Pengamanan Ormas Lingkungan Desa (Poldes) Masaran. Posko yang selama ini aktif menangani masalah kebencanaan dan tanggap darurat itu mengaku memang menerima laporan adanya kemunculan anakan ular cobra di Dawungan.

“Iya, memang kami menerima laporan adanya anakan ular cobra yang muncul di Dawungan. Tapi masih kami telusuri dulu informasinya. Ini masih koordinasi dengan beberapa pihak,” papar Koordinator Lapangan Poldes Masaran, Bambang, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (16/12/2019).

Baca Juga :  Meledak Lagi, Tambah 18 Positif Hari Ini, Kasus Covid-19 Sragen Meroket Jadi 541. Tersebar di 7 Kecamatan, Ngrampal, Sragen dan Sidoharjo Paling Banyak

Data yang beredar, anakan ular cobra itu muncul di pekarangan rumah warga di Dawungan. Namun anakan cobra itu tidak bisa ditangkap.

Bambang juga menuturkan, beberapa waktu lalu, dirinya juga mendapati ada anakan ular cobra warna hitam di dekat sungai Jirapan, Masaran. Lokasinya kebetulan juga dekat rumahnya.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Bos Investasi Rangrang CV MSB Sragen Akui Tunggakan Yang Belum Dibayar ke Mitra Masih Rp 1,5 Trilyun. Perputaran Uangnya Capai Rp 101 Trilyun?

Namun kala itu ia memilih tak menangkapnya karena masih sangsi. Sementara data dari BPBD Sragen, hingga kemarin belum ada laporan resmi kemunculan ular cobra yang belakangan mendadak heboh karena ditemukan merebak di banyak wilayah.

Beberapa petugas di BPBD Sragen menyebut yang paling banyak adalah laporan keberadaan sarang tawon vespa.

“Hampir tiap hari ada 5 sampai 6 laporan sarang tawon vespa yang harus kami evakuasi,” ujar salah satu personel BPBD Sragen seusai menghadiri rapat Linsek Operasi Lilin Candi di Polres, Senin (16/12/2019). Wardoyo