JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Hujan Deras di Malam Jumat, Talud Makam Gembong Saradan Sragen Mendadak Ambrol Diterjang Luapan Selokan. Sebagian Material Makam Hanyut

Petugas relawan saat mengecek kondisi talud makam Gembong yang ambrol, Sabtu (28/12/2019). Foto/Istimewa
Petugas relawan saat mengecek kondisi talud makam Gembong yang ambrol, Sabtu (28/12/2019). Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Hujan deras yang mengguyur Sragen, Jumat (27/12/2019) malam juga menimbulkan bencana longsor.

Longsor melanda wilayah Desa Saradan, Kecamatan Karangmalang, Sragen. Derasnya hujan membuat bangunan talud di pemakaman umum Dukuh Gembong RT 3, Desa Saradan, Karangmalang mendadak ambrol.

Talud yang ambrol sepanjang 18 meter dengan lebar empat meter. Talud tersebut ambrol diduga karena tak kuat menahan derasnya luapan air dari selokan yang ada di dekat makam.

Data yang dihimpun di lapangan, kejadian ambrolnya talud terjadi sekitar pukul 19.45 WIB. Menurut keterangan warga, kejadian bermula ketika hujan deras mengguyur sejak siang hari hingga malam.

Baca Juga :  Gawat, Satu PNS di Pemda Sragen Positif Terpapar Covid-19, Berasal dari Karangmalang, Tertular dari Tetangganya!

Lebatnya guyuran hujan membuat selokan di dekat makam meluap. Luapan kemudian menggerus bangunan talud hingga kemudian ambrol hanyut terbawa arus selokan.

“Mungkin saking derasnya hujan. Sehingga selokan amber dan kebetulan semalam airnya meluap dan deras sehingga nggerus talud di makam,” ujar Supri, salah satu warga, Sabtu (28/12/2019).

Sementara hasil pendataan di Pemkab Sragen, akibat kejadian itu takud ambrol sepanjang 18 meter dengan kebar 4 meter.

Baca Juga :  Tak Hanya ke Kejaksaan, Kepala DPUPR Sragen Juga Dilaporkan ke Polda Jateng. Terkait Indikasi Penyalahgunaan Wewenang dan Jabatan di 5 Proyek Bernilai Miliaran

Kemudian, kamar mandi makam juga ambrol dan rusak berat. Sebagian material di makam juga longsor akibat tergerus arus selokan.

“Dari hasil assesment dan keterangan pihak desa, kerugian material sekitar Rp 40 juta. Karena lokasi talud yang ambrol berada di kompleks makam yang merupakan tanah kas desa,” papar Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi di sela pengecekan Sabtu (28/12/2019). Wardoyo